BMKG Perkirakan Sekadau Akan Diguyur Hujan Hingga Maret...


Demi mengantisipasi terjadinya longsor dan banjir, satuan tugas (Satgas) bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (Bantingsor) mengecek kesiapsiagaan tim serta alat. Tim juga mengecek dan berpatroli menyusuri Sungai Sekadau dan Sungai Kapuas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau Akhmad Suryadi mengatakan, tim satgas mengecek kesiapsiagaan alat seperti mesin dan perahu karet dengan menyusuri pesisir Sungai Kapuas dan Sungai Sekadau.
Selain itu, kata Akhmad, pengecekan ketinggian air juga dilakukan oleh tim satgas.

“Memang sudah ada peningkatan ketinggian air, meski belum signifikan. Tetapi masyarakat harus waspada,” ujarnya Senin (26/12/2016).

Ia juga mengatakan, kondisi hujan masih akan mengguyur Kabupaten Sekadau.

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan akan terjadi hingga Maret mendatang.
 “Tetapi berdasarkan datanya, puncak terjadinya hujan itu pada Januari,” sambungnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terutama yang berada di daerah pesisir sungai.

Apalagi, kata Akhmad, hampir setiap tahun longsor dan banjir juga terjadi di pesisir Sungai Sekadau kawasan Masjid At Taqwa Desa Mungguk serta Jl. Tamtama, Desa Sungai Ringin yang berada di pesisir Sungai Kapuas.

Baca Juga:

“Di beberapa titik Jalan Tamtama itu sudah terjadi pergeseran tanahnya. Masyarakat perlu berhati-hati,” pesannya.
Menggenai buffer stok, Akhmad mengatakan, sudah disiapkan dengan maksimal. Ia mengatakan, buffer stok disiagakan dan jika dalam kondisi darurat siap disalurkan.

"Insyaallah 1 kali 24 jam, jika dalam kondisi darurat bisa disalurkan kepada masyarakat,” pungkasnya. Tribun

Rekomendasi Kami

Ads
Lihat Berita Lainnya