Jerawat Tidak Boleh Dipencet ? Ini Alasannya...


Meskipun sudah dilarang dan bisa menyebabkan masalah peradangan atau bintik-bintik kehitaman pada kulit wajah, tetap saja kita merasa gemas saat jerawat muncul pada wajah kita dan sangat ingin memencetnya hingga keluar. Padahal, andai kita memencetnya, ada banyak sekali dampak buruk bagi kondisi kulit wajah. Apa sajakah dampak buruk tersebut?

Pakar kesehatan spesialis kulit bernama dr. Michelle Rodrigues yang berasal dari St Vincent’s Hospital di Melbourne, Australia, sangatlah tidak merekomendasikan siapapun untuk memencet jerawat meskipun terlihat sangat gatal dan mengganggu penampilan. Jerawat sendiri muncul karena banyak alasan, salah satunya adalah karena adanya ketidakseimbangan hormon androgen dalam tubuh. Andai hal ini terjadi, kelenjar minyak alami atau sebaceous glands yang berada di dasar folikel rambut akan mengeluarkan minyak atau sebum pada permukaan kulit. Sayangnya, karena jumlah produksinya berlebihan dan bisa jadi bercampur dengan berbagai kotoran dan sel kulit mati, maka muncullah jerawat yang sangat mengganggu ini.

Andai kita memencet jerawat, maka kita akan mengeluarkan berbagai kandungan minyak dan bakteri yang akan memicu peradangan ke kulit sekitarnya. Alhasil, masalah jerawat justru akan menjadi lebih buruk. Salah satunya adalah dengan meninggalkan jaringan parut pada wajah kita yang bisa bersifat permanen. Alhasil, kulit wajah pun tidak akan lagi mulus kembali. Padahal, andai kita mau bersabar dan membiarkan jerawat mengempis dengan sendirinya, lambat laun jerawat akan kering, menghilang, dan tidak meninggalkan bekas luka apapun.


Untuk menghindari munculnya jerawat, ada baiknya kita mengkonsumsi makanan dengan kadar gizi seimbang dan menjaga asupan gula tidak terlalu berlebihan. Selain itu, ada baiknya kita tidak terlalu sering memegang atau menggosok wajah dengan tangan karena bisa membuat kotoran dan debu semakin menumpuk pada kulit wajah sehingga memicu iritasi dan jerawat. Rutin-rutinlah pula membersihkan kulit wajah dengan pembersih yang memiliki label “non-comedogenic” agar kita akan lebih baik dalam mencegah jerawat. doktersehat

Ads

Rekomendasi Kami

Ads
Lihat Berita Lainnya