Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk Ke Indonesia

Sejarah Asal Usul Sepeda Motor ke indonesia, Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk ke Indonesia - Sepeda motor kini mungkin menjadi salah satu alat trasportasi yang banyak diminati di dunia khususnya di Indonesia. Coba kamu perhatikan di jalanan, begitu banyak sepeda motor yang melintasi saat lampu merah sedang menyala.

Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk ke Indonesia - Sepeda motor kini mungkin menjadi salah satu alat trasportasi yang banyak diminati di dunia khususnya di Indonesia. Coba kamu perhatikan di jalanan, begitu banyak sepeda motor yang melintasi saat lampu merah sedang menyala.


Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk Ke Indonesia

Untuk itu mimin websejarah akan menguak sejarah mengenai sepeda motor masuk di Indonesia. Sepeda motor di Indonesia pertama kali dimiliki oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama John C. Potter pada tahun 1893. Sehari-hari J.C. Potter bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca: Umbul) Probolinggo, Jawa Timur. J.C. Potter juga dikenal sebagai penjual mobil yang mendapat kepercayaan Sunan Solo untuk mengurusi pengiriman mobil pertamanya dari Eropa.

Dalam buku Krèta Sètan (de duivelswagen) dikisahkan bagaimana John C. Potter memesan sendiri sepeda motor itu ke pabriknya, Hildebrand und Wolfmüller, di Muenchen, Jerman.


Sepeda motor itu tiba pada tahun 1893, satu tahun sebelum mobil pertama milik Sunan Solo (merk Benz tipe Carl Benz) tiba di Indonesia. Hal itu menjadikan J.C. Potter sebagai orang pertama di Indonesia yang menggunakan kendaraan bermotor. Selain itu, ada hal yang menarik apabila kita mengamati tahun kedatangan sepeda motor tersebut.

Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk Ke Indonesia

Untuk diketahui, sepeda motor pertama di dunia (Reitwagen) lahir di Jerman pada 1885 oleh Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach tetapi belum dijual untuk umum. Tahun 1893, sepeda motor pertama yang dijual untuk umum dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen, Jerman. Sepeda motor ini pertama kali masuk ke Amerika Serikat pada tahun 1895 ketika seorang pemain sirkus asal Perancis membawanya ke New York. Jadi, meski yang membawanya bukan orang pribumi Indonesia, tetapi sebuah hal yang luar biasa ketika sepeda motor komersial pertama di dunia ternyata langsung dikirim ke Indonesia pada tahun pertama pembuatannya. Terlebih lagi, baru dua tahun kemudian sepeda motor komersial pertama tersebut masuk Amerika Serikat. Jadi, sepeda motor yang pertama kali masuk Indonesia merupakan sepeda motor pertama di dunia juga.


Sepeda motor ini tidak menggunakan rantai dan roda belakang digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft). Meski berusia ratusan tahun, ternyata motor komersial pertama di dunia ini sudah mengusung teknologi yang sampai saat ini masih dipakai diantaranya adalah twin-silinder horizontal, 4 valve, berpendingin air, dan berkapasitas mesin besar yaitu 1.500 cc dengan bahan bakar bensin atau nafta. Namun, meski bermesin besar tetapi tenaga kuda yang dihasilkan hanya 2,5HP saja pada 240rpm. Selain itu, sepeda motor ini belum menggunakan persneling, belum menggunakan magnet, belum menggunakan aki (accu), belum menggunakan koil, dan belum menggunakan kabel listrik. Diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk menghidupkan dan mestabilkan mesinnya. Pada tahun 1932, sepeda motor ini ditemukan dalam keadaan rusak di garasi di kediaman John C Potter. Sepeda motor itu teronggok selama 40 tahun di pojokan garasi dalam keadaan tidak terawat dan berkarat. Atas bantuan montir-montir marinir di Surabaya, sepeda motor milik John C Potter itu direstorasi (diperbaiki seperti semula) dan disimpan di kantor redaksi mingguan De Motor. Kemudian sepeda motor antik itu diboyong ke Museum Lalu Lintas (Museum Polisi) di Surabaya yang kemudian pada tahun 1934 disumbangkan ke Museum Negeri Mpu Tantular di Sidoarjo dengan nomer inventaris 10.81 kategori IPTEK namun memberikan deskripsi yang berbeda, yaitu sebagai sepeda motor uap merk Daimler.

Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk Ke Indonesia

Pada 1899, di negeri ini juga sudah hadir sepeda motor listrik beroda tiga yang menggunakan tenaga baterai, yang bernama De Dion Bouton Tricycle buatan Perancis. Sepeda motor listrik beroda tiga itu juga digunakan untuk menarik wagon penumpang. Sepeda motor De Dion Bouton cukup terkenal di masanya.Sepeda motor lain terlihat pada tahun 1902 yang juga digunakan untuk menarik wagon yaitu sepeda motor Minerva buatan Belgia. Mesin Minerva saat itu juga dipesan dan digunakan pada merk motor lain sebelum bisa membuat mesin sendiri, diantaranya adalah Ariel Motorcycles di Inggris.


Pada 1906, Administratur Bantool (Bantul) di Yogyakarta juga terlihat mempunyai sepeda motor dan beberapa buah mobil. Pada masa itu, memang hanya orang Belanda dan Inggris serta disusul pribumi ningrat yang mempunyai kemampuan membeli sepeda motor pada masa-masa awal. Seiring dengan pertambahan jumlah mobil, jumlah sepeda motor pun terus bertambah. Lahirlah klub-klub touring sepeda motor, yang anggotanya adalah pengusaha perkebunan dan petinggi pabrik gula. Berbagai merek sepeda motor dijual di negeri ini, mulai dari Reading Standard, Excelsior, Harley Davidson, Indian, King Dick, Brough Superior, Henderson, sampai Norton. Merek-merek sepeda motor yang hadir di negeri ini dapat dilihat dari iklan-iklan sepeda motor yang dimuat di surat kabar pada kurun waktu dari tahun 1916 – 1926. R.S Stockvis & Zonnen Ltd merupakan salah satu perusahaan yang tercatat menyediakan suku-suku cadang motor dan mobil (juga mengurus pesanan mobil-mobil Eropa maupun Amerika).



Tour de Java

Pengendara mobil di Indonesia masa itu ternyata tidak lepas dari gelegak kompetisi seperti pengendara di luar negeri. Mereka acap kali membuat catatan rekor perjalanan dan jalur yang dianggap umum saat itu adalah Batavia - Soerabaja. Tidak mau kalah dengan pengendara mobil, pengendara sepeda motor pun berupaya membukukan rekor perjalanan lintas Jawa dari Batavia (Jakarta) sampai Soerabaja (Surabaya) yang berjarak sekitar 850 kilometer. Namun, tidak seperti rute mobil yang dicatat secara rinci dalam sumber sejarah, rute sepeda motor agak umum. Hanya disebutkan dari Batavia kearah Bandung, Semarang, Blora, Tjepu, menuju Soerabaja..


Tanggal 7 Mei 1917, Gerrit de Raadt dengan mengendarai sepeda motor Reading Standard membukukan rekor perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dalam waktu 20 jam dan 45 menit.

Sepuluh hari setelahnya, 16 Mei 1917, Frits Sluijmers dan Wim Wygchel yang secara bergantian mengendarai sepeda motor Excelsior memperbaiki rekor yang dibukukan Gerrit de Raadt. Mereka mencatat waktu 20 jam dan 24 menit, dengan kecepatan rata-rata 42 kilometer per jam.

Rekor itu tidak bertahan lama. Sembilan hari sesudahnya, 24 Mei 1917, Goddy Younge dengan sepeda motor Harley Davidson membukukan rekor baru dengan catatan waktu 17 jam dan 37 menit, dengan kecepatan rata-rata 48 kilometer per jam.

Rekor itu sempat bertahan selama lima bulan sebelum dipecahkan oleh Barend ten Dam yang mengendarai sepeda motor Indian dalam waktu 15 jam dan 37 menit pada tanggal 18 September 1917, dengan kecepatan rata-rata 52 kilometer per jam.
Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk Ke Indonesia

Melihat rekornya dipecahkan oleh Barend ten Dam, enam hari sesudahnya, 24 September 1917, Goddy Younge yang berasal dari Semarang kembali mengukir rekor baru dengan catatan waktu 14 jam dan 11 menit, dan kecepatan sepeda motor Harley Davidson yang dikendarainya rata-rata 60 kilometer per jam.

Gerrit de Raadt yang pertama kali membuat rekor 20 jam 45 menit kemudian memperbaiki rekor terakhirnya dengan sepeda motor Rudge pada 18 Agustus 1932 dengan catatan waktu 10 jam 1 menit atau tidak lebih dari setengah waktu rekor pertamanya. Saat inipun, menempuh Jakarta – Surabaya dalam waktu 10 jam mengendarai motor merupakan pencapaian yang tidak mudah. Sejak tahun 1934, rute Batavia-Soerabaja tidak lagi hanya melalui Bandung yang jaraknya 845 kilometer, tetapi juga melalui jalur utara (lewat Pamanukan) yang jaraknya lebih pendek 45 kilometer.

Baca Juga:

Pada tahun 1950, ribuan motor BMW masuk ke Indonesia dengan dua cara, yaitu lewat jalur pemerintah (hanya perwira yang diizinkan) dan lewat jalur swasta dengan membangun tempat pameran dan pemesanan. Di Bandung saat itu ada dua, yaitu NV Spemotri yang gedungnya saat ini menjadi Bank Niaga di Dago, dan CV Dennbarr di Simpang Lima Bandung. Yang paling banyak masuk Indonesia adalah BMW satu silinder 249 cc, yaitu R25, R26, dan R27. BMW menjadi semacam kendaraan resmi pembuka jalan acara kenegaraan seperti ketika mengawal masuknya bendera Merah Putih ke Bandung tanggal 28 September 1961. Varian langka BMW R51/2 500 cc keluaran 1952 diyakini hanya ada dua di Indonesia. Pada awal tahun 1960-an, skuter Vespa masuk Indonesia disusul dengan skuter Lambretta pada akhir tahun 1960-an. Pada masa itu, masuk pula sepeda motor asal Jepang, Honda, Suzuki, Yamaha, dan belakangan juga Kawasaki. Pada akhirnya, bagaimanapun, seperti juga terjadi di seluruh dunia, motor (mobil) Jepang akhirnya merajai pasar otomotif dunia.

Referensi:
1.  #Ref1

2.  #Ref2 
3.  #Ref3

 

Download Aplikasi
Name

Abdillah,1,Abdul Gani,1,Abdul Hamid,5,Adrianto,10,Agustami,1,Ahok,1,Akhmad Suryadi,3,Alam,1,Albertus Pinus,3,Aloysius,49,AMAN,1,Amerika,1,Andri Irawan,1,Anggre Jaya,1,AntaraNews,4,Antariksa,2,Anwar,1,Apai Yak,5,Apkasindo,1,Askiman,1,Asosasi,1,Asrama,1,Ayam,4,BabeNews,2,Bahasa Sekadau,1,Balai Sepuak,5,BAMAGNAS,2,Banjir,2,Bank Kalbar,1,Banser NU,1,Baru,10,Baru Tau,10,Batam,3,Bayar Pajak,3,Bayu,1,Bazar,1,BBGRM,1,Beauty,6,Belitang,4,Belitang Hilir,25,Belitang Hulu,15,Belut,1,Bencana,2,Benrok,1,Beras,1,Berita Bola,2,Berita Terbaru,189,Bersih,1,Bhabinkamtibmas,12,Billiard,3,Binatang,1,Bisnis,5,BKMT,1,Bogor,1,Bolu,1,Boombastis,1,BPBD,4,BPKAD,2,BPSP,1,Breaktime,1,Buah,2,Budaya,10,Budi Sumarjono,1,Budidaya,10,Bumi Lawang Kuari,1,Bunai,1,Bunuh Diri,1,Bupati Cup,1,Cabe,2,Cerita,7,Channel,20,Cornelis,4,Curanmor,1,Cyber,1,DAD,10,Daging,1,Dana Desa,1,Dandim 1204,3,Darurat Militer,1,Dayak,3,desa Tapang Semadak,1,Desa Belitang II,1,Desa Boti,1,Desa Cenayan,1,Desa Cupang Gading,1,Desa Empajak,2,Desa Engkersik,1,Desa Ensalang,3,Desa Gonis Tekam,2,Desa Landau Apin,1,Desa Landau Kodah,1,Desa Lembah Beringin,2,Desa Lubuk Tajau,2,Desa Menterap,1,Desa Meragun,1,Desa Merbang,2,Desa Mungguk,14,Desa Nanga Ansar,1,Desa Nanga Kiungkang,4,Desa Nanga Koman,2,Desa Nanga Pemubuh,4,Desa Nanga Semalam,1,Desa Nanga Suri,1,Desa Padak,1,Desa Pantok,1,Desa Peniti,1,Desa Perongkan,1,Desa Rawak Hilir,1,Desa Rawak Hulu,2,Desa Rirang Jati,1,Desa Seberang Kapuas,4,Desa Sebetung,1,Desa Selalong,1,Desa Setuntung,1,Desa Sungai Antu Hulu,1,Desa Sungai Ayak,6,Desa Sungai Lawak,4,Desa Sungai Ringin,21,Desa Sungai Sambang,3,Desa Sungai Tapah,1,Desa Tabuk,3,Desa Tanjung,13,Desa Tapang Semadak,2,Desa Terduk Dampak,2,Desa Timpuk,1,Detail Berita,74,Detail Nasional,1,Detail Wisata,1,DetikNews,2,Diare,1,Dinas Disporapar,4,Dinas Kearsipan,3,Dinas Kominfo,1,Dinas Koperasi UKM dan Pedangan,1,Dinas LH,3,Dinas Pendidikan,9,Dinas Perhubungan,5,Dinas Perindagkop & UKM,2,Dinas Pertanian & Perkebunan,2,Dinas PU,4,Dinas Sosial,2,Dinas Sosnakertrans,2,Djafar A.R,1,Djemain Burhan,1,DPRD,28,Durian,1,Dusun Kapus,1,Dwi Harsono,1,e-KTP,2,Ej. Lantu,5,Ekonomi,18,Es,2,Facebook,1,Fanind Jasmine,3,Feedproxy.Google,1,Fendy,3,Filipina,3,FitnessFormen,1,FLS2N,3,Fokmas,4,Forkompinda,1,Fransiska Rustika,2,Fuad,1,Futsal,1,Galeri,6,GAMKI,1,Gawai Dayak,18,Gaya Hidup,1,Gedung,1,Gereja,4,Gereja Santo Yesep,1,Gereja St. Petrus Sekadau,1,Giat Anshorrahman,1,Golkar,1,Gorita,1,GOW,3,Grid.Id,1,Gula Merah,2,Hacker,2,Hari Air Sedunia,2,Hari Kartini,7,HarianIndo,1,Hasan SE,1,Heboh,3,HelloSehat,1,Hendrikus Hartadi,1,Henri,3,Henry,1,Herculanus T,1,Heri Handoko,1,Herman A. Bakar,2,Herman B,1,Hermanto,6,Hiburan,14,Hipnotis,1,Hironimus,2,History,15,HKG PKK,2,Hobi,1,Honorer,1,Hukum Adat,2,Hukum dan Ketertiban,23,Humas,3,HUT Polwan,1,HUT Pramuka,1,HUT RI,27,Idin,5,Idul Adha,3,Idul Fitri,5,Ikan,5,Ikan Asin,1,Iklan,4,Ilegal,1,Internasional,15,Internet,1,Investasi,1,IPDN,1,Iptu. Masdar,5,Irjen Erwin Triwanto,1,Isra' Mi'raj,1,Isu Sara,2,Iwas,19,IWO,1,Jafarlin Marbun,1,Jakarta,4,Jalan,8,Jamur,1,Jateng,1,Jefray,3,Jemaah Haji,5,Jembatan,5,Jepang,1,Jokowi,3,jpnn,1,Jupiter,1,Kab. Sekadau,84,Kacang,1,Kalbar,1,Kanisius,1,Kantor Imigrasi,1,Karhutla,1,Kartini Cup,1,Kasat Reskrim,2,Kayong Utara,3,KB,3,KDRT,1,Kebakaran,6,Kebakaran Di Desa Tanjung,4,Kebakaran Hutan,5,Kebersihan,1,Kebun,1,Kecantikan,6,Kecelakaan,7,Kehidupan,1,Kejadian Aneh,2,Kejaksaan,1,Kelapa,2,Kelapa Sawit,1,Keling Kumang,1,Kemenag,4,Kemenkes,1,Kepolisian,6,Kesehatan,76,Ketan,1,Keuangan,2,KNPI,2,KNPI Sekadau,1,Koin,1,Kominfo,2,Kompas,2,Komunitas Rattle KING,6,Komunitas Vario,5,KONI,3,Koramil,1,Korut,1,Kreatif,15,Kristina,20,KTNA XV,1,Kubu Raya,1,Kuliner,40,Kumparan,2,Lampu Hias,6,LawangKuari,3,Lebaran,3,Limbah,1,Lingkungan,76,Linmas,1,Lintas Agama,1,Liri Muri,1,Live Streaming,1,LKPJ,1,lomba,7,Lomba Bercerita,3,Lomba Desa,2,Long Amin,1,Lucu,2,M Ginting,2,MABM,4,Macet,1,Makanan,33,Malang,1,Markus,1,Martin Jasmin,1,Martinus Subarno,1,Masdar,2,Masjid,3,Maulid,2,Medan,1,Media Informasi,1,MediaKapuasRaya,2,Medsos,2,Melinda,1,Mempawah,2,Menarik,1,Mencekam,1,Mercon,2,Meriam Karbit,1,Mesir,3,Microsoft,1,Militer,21,Minuman,6,Miras,1,Misa,1,Mistis,1,Mitos,1,Mongabay,1,MotoGP,3,MTAMT,1,Mualang,2,Mudik,3,Muhammad,1,Muhammad Saleh,1,MUI,2,Mumi,2,Musdus,1,Musim,1,Muslimin,1,Musrenbang,2,Mystery,1,Nanga Mahap,16,Nanga Mongko,1,Nanga Taman,25,Narkoba,7,Nasa,1,Nasional,23,Negara Belanda,1,Negera China,1,Niko Bohat,3,NU,1,Nuklir,1,Nurhadi,1,Ny. Frederika,1,O2SN,6,Okezone,3,Olahraga,25,Olimpiade,1,OMK,1,OPD,1,Operasi Pekat,4,Oprasi Pekat,2,Orang Asing,1,Organisasi,3,Pabrik,1,PAD,1,Panjat Pinang,1,Partai Demokrat,3,Partai Golkar,1,Partai PAN,1,Partai PKB,1,Pasar,7,Paskah,6,Paskibra,5,Pastor Kristianus,1,Pastor Valentinus Saeng,1,Paulus Misi,3,Paulus Ugang,2,PCN,1,PDAM,3,Pekan Gawai Dayak VIII Sekadau,14,Pelatihan,1,Pembangunan,2,Pemdes,1,Pemerintah,97,Pemerkosaan,2,Pemkab Sekadau,55,Pemuda,13,Penanjung,2,Pencabulan,1,Penculikan,4,Pencurian,1,Pendidikan,37,penemuan Mayat,3,Penghargaan,2,Penipuan,1,Peniti Cup,1,Perampok,1,Perang,1,Perang Dunia Ketiga,1,PERBASI,1,Perda,1,Peresmian,2,Peristiwa,71,Perjudian,1,Pertanianku,6,Perumahan,1,Petasan,1,PGI,1,PKK,19,PKL,2,PKR,1,Planet,1,PLN,4,POBSI,4,Pohon,1,Pohon Enau,1,Polda,4,Politik,9,Polres,57,Polsek,18,Pontianak,9,PoskotaNews,1,PPHI,1,PSSI,4,Pulut,1,Pungli,1,Puskesmas,2,Qurban,1,Radio Dermaga,4,Raja Salman,5,Rajia,1,Rakyat,1,Ramadhan,28,Ramadniya Kapuas,1,Razia,2,Resep,45,Resep Makanan,29,Resep Minuman,1,Ria Norsan,1,Risky Ramahdan Yusuf,1,Rohani,37,RSUD Sekadau,9,Rumah Adat,1,Rumah Betang,2,Rumah Radank,1,Rupinus,101,RUPS,1,Rusmin,1,Salat Ghoib,1,Sambar Petir,1,Samsat,2,Sandae,1,Sanggau,2,Saparudin,2,Sapi,2,Satpol PP,5,Sayur,1,SDB Yos Sudarso,1,SDN 21 Sekadau Hilir,1,SDN 37 Gonis Rabu,1,Sejarah,7,Sekadau,40,Sekadau Hilir,117,Sekadau Hulu,21,Sekda,1,Sekolah,1,Senganan,1,Sepak Bola,21,Sepantak,1,Sepeda Motor,4,Sewak,1,SH,1,Sidak,1,Simon Petrus,4,SindoNews,1,Singkawang,1,Singkong,1,Sintang,9,SMA Karya,4,SMA Negeri,1,SMA PGRI 5 Rawak,1,SMAN 1 Ng. Mahap,3,SMAN 1 Sekadau,1,Smartphone,4,SMPN 1 Sekadau,1,Smule,2,SOP,1,SP,1,Sports,1,Strawberry,1,SuaraCom,1,Suhardi,1,Sukiman,2,Sumadi,1,Sumardi,2,Sunardi,2,Sungai Ayak,1,Sutami,1,Takjil,4,Taman Kehati,1,Tarawih,1,Tardisi,1,Teguh,1,Teknologi,7,Tembakan,1,Tenggelam,2,Terminal Lawang Kuari,5,Tim Pora,1,Timlo,1,TNI,7,Tolak Bala,1,Tradisi,6,Tradisional,10,Trapak Community,1,Tribratanewspolressekadau,1,Tribun Kaltim,1,Tribun Timur,1,TribunNews,3,TribunPontianak,4,Tugu PKK,1,Tulasih,1,Tumpal Pardede,4,Turnamen,1,Tutorial,5,Ujian Nasional,4,Ular Piton,1,UMK,1,Unik,13,Valentino Rossi,1,Vixtima Heri Supriyanti,8,Voaindonesia,1,WartaEkonomi,1,Wartakota,2,Welbetus Willy,5,Wisata,8,WTP,1,Yamaha,1,Yodi Setiawan,1,Yohanes Jhon,1,Yok Kelak,8,Youtube,3,Yury Nurhidayat,24,zakaria Umar Arif,1,Zulfi Akli,1,
ltr
item
Sekadau.com: Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk Ke Indonesia
Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk Ke Indonesia
Sejarah Asal Usul Sepeda Motor ke indonesia, Sejarah Asal Usul Sepeda Motor Masuk ke Indonesia - Sepeda motor kini mungkin menjadi salah satu alat trasportasi yang banyak diminati di dunia khususnya di Indonesia. Coba kamu perhatikan di jalanan, begitu banyak sepeda motor yang melintasi saat lampu merah sedang menyala.
https://2.bp.blogspot.com/-EQSIhyG7d2w/WHi35ixUUxI/AAAAAAAAIrk/ByVBHVuVDSsDYdFhUN_UZLnHuAxry0SGACLcB/s400/Sejarah%2BAsal%2BUsul%2BSepeda%2BMotor%2Bke%2Bindonesia.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-EQSIhyG7d2w/WHi35ixUUxI/AAAAAAAAIrk/ByVBHVuVDSsDYdFhUN_UZLnHuAxry0SGACLcB/s72-c/Sejarah%2BAsal%2BUsul%2BSepeda%2BMotor%2Bke%2Bindonesia.jpg
Sekadau.com
http://www.sekadau.com/2017/01/sejarah-asal-usul-sepeda-motor-masuk-ke-indonesia.html
http://www.sekadau.com/
http://www.sekadau.com/
http://www.sekadau.com/2017/01/sejarah-asal-usul-sepeda-motor-masuk-ke-indonesia.html
true
7561544028121503484
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy