Sukses Budidaya Ikan Lele Albino

https://www.pertanianku.com/21437-2/


Ikan lele putih atau lele albino hias merupakan salah satu jenis ikan lele hias yang memiliki warna putih dan belang pada tubuhnya. Ikan ini memiliki tubuh yang tidak jauh berbeda dengan lele hitam pada umumnya. Ikan ini memiliki tubuh yang memanjang, pada bagian kepala terdapat empat pasang kumis

Pertanianku – Ikan lele putih atau lele albino hias merupakan salah satu jenis ikan lele hias yang memiliki warna putih dan belang pada tubuhnya. Ikan ini memiliki tubuh yang tidak jauh berbeda dengan lele hitam pada umumnya. Ikan ini memiliki tubuh yang memanjang, pada bagian kepala terdapat empat pasang kumis.

Jika dipelihara sebagai ikan hias, Anda perlu mengetahui sifat yang dimiliki ikan lele ini. Ikan lele ini sering melompat keluar dari akuarium, dan dapat berjalan jauh tanpa air dengan bantuan patil yang dimilikinya.

Ikan lele putih memiliki alat pernapasan tambahan yang disebut dengan aborence, organ yang letaknya di sebelah atas rongga insang. Ikan lele albino hias ini berasal dari India, Sri lanka, Malaysia, dan Filipina.

Ikan lele putih hias ini memiliki cukup banyak peminat. Jika Anda ingin melakukan budidaya ikan lele bule ini, cukup memiliki prospek yang menjanjikan.

Berikut tahapan budidaya ikan lele albino.

1. Pemilihan indukan
Lele albino yang akan dijadikan indukan haruslah lele yang bertubuh mulus dan normal, tidak kurus serta telah berumur sekitar 10—12 bulan dengan bobot sekitar 200 gram/ekor.

2. Persiapan kolam
Kolam atau bak budidaya ikan lele albino ini dibuat berukuran sekitar 2 × 1 m dengan kedalaman sekitar 40 cm. Setelah kolam selesai dibuat, siapkan sarang dalam kolam dengan menggunakan batu bata yang disusun seluas 30 × 40 cm dan memiliki tinggi sekitar 20 cm. Sarang tersebut diletakkan dalam dasar kolam dan ditutup dengan genteng atau batu bata dan bagian depannya menyempit untuk keluar masuk indukan. Dalam sarang diberi ijuk untuk tempat menempel telur. Jika sudah selesai semua, isi kolam dengan air dengan kedalaman sekitar 15—20 cm dan beri tanaman air di atasnya lalu ditutup dengan seng.

3. Pemijahan
Ikan lele albino yang sudah matang gonad dimasukkan dalam kolam pemijahan yang telah disiapkan sebelumnya. Ikan lele tersebut akan bertelur pada malam hari dan keesokan harinya akan terlihat telur menempel pada ijuk dan ada juga yang berserakan dalam kolam.

4. Pembesaran
Indukan dalam kolam pemijahan dibiarkan dahulu hingga benih berumur sekitar 4 minggu atau satu bulan. Setelah itu, benih diambil dan ditempatkan pada kolam yang lebih luas. Sementara itu, indukan sudah dapat dikawinkan kembali. Namun, agar indukan tetap prima, selama masa istirahat indukan diberi pakan berupa jentik nyamuk. Benih atau burayak ikan lele diberi pakan berupa cacing sutera dan juga jentik nyamuk.

Ads

Rekomendasi Kami

Ads
  • Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Safari Natal Pemkab Sekadau untuk ketiga kalinya dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hilir, pada hari senin (11/12) bertempat di Gereja GKKI Marturia
  • SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    BELITANG HULU, SEKADAU.COM - Bupati Sekadau yang di wakili Wakil Bupati Sekadau Aloysius SH, M.Si, laksanakan Safari Natal di Belitang Hulu tepatnya di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Eben Haezer Balai Sepuak
Lihat Berita Lainnya