JOHANN JARCO TUTURKAN KESALAHANNYA DI QATAR

https://kumparan.com/rossi-finza-noor/yang-ada-di-benak-johann-zarco

Penulis : Rossi Finza Noor | Editor : Yoga Cholandha
Responsive image Zarco saat membalap di Le Mans, 2014. (Foto: Wikimedia)

kumparan.com, - Saya selalu membayangkan apa yang ada di benak seseorang ketika menghadapi sebuah situasi. Contoh: apa yang ada di benak Yukio Mishima ketika pada musim gugur 1970, ia menghunus pedang lalu menghujamkannya ke tubuh sendiri.

Mishima pernah menggarap dengan amat mendetail ritual seppuku (ritual bunuh diri) lewat novelet yang ia tulis pada musim gugur 1960, Yūkoku (Patriotisme). Novelet tersebut menceritakan bagaimana seorang letnan bernama Shinji Takeyama, di tengah pergulatan batinnya untuk menuruti perintah atasan menghabisi para tentara yang memberontak atau setia kepada para pemberontak itu —yang kebanyakan adalah teman-temannya, memutuskan untuk melakukan seppuku di hadapan istrinya.

Novelet itu menjadi ironis jika mengingat Mishima memilih mati dengan cara (dan dalam situasi) yang sama. Pada November 1970 di Ichigaya, setelah usahanya menyandera Jenderal Masita, si Jenderal Besar pasukan beladiri Jepang, dan khotbahnya menyoal patriotisme tak diindahkan, Mishima memutuskan menyobek perutnya dengan katana pendek yang sudah ia siapkan.

Mereka bilang, tepat sebelum nyawa dicabut, kisah hidup Anda akan berkelebatan dengan sendirinya di depan mata. Jika memang demikian, entah apa yang berkelebatan di depan mata Mishima. Barangkali saja ada perasaan kalah dan malu di situ.

Sepanjang hidupnya, Mishima adalah nasionalis garis keras —bahkan sempat disebut fasis gila— yang terus mempertanyakan modernisasi Jepang tanpa mempedulikan identitas akar bangsa sendiri. Melihat khotbahnya soal patriotisme hanya jadi bahan tawaan adalah perih yang tak terperi, pedih yang tak tertanggungkan.

Dalam napas yang nyaris sama, saya membayangkan apa yang ada di benak para joki kuda besi ketika memacu tunggangan mereka lebih dari 100 kilometer per jam. Jika di ujung nyawa Anda akan melihat hidup berkelebatan dengan cepatnya, saya mengira para joki kuda besi itu justru mengalaminya di tiap balapan.

Perkara apa yang ada di benak mereka, silang sengkarut dan tetek bengek persoalan di luar trek, bisa jadi sirna. Benak mereka kosong mendadak. Yang ada hanyalah denyut mesin, degup adrenalin, dan kilasan trek yang lewat begitu saja.

Pada suatu kesempatan di masa mudanya, Valentino Rossi pernah ditanya pertanyaan standar oleh sekelompok jurnalis: “Apa yang membuatmu bisa terus berada di depan?” Rossi, dengan gaya iseng dan cengiran khasnya, menjawab sekenanya: “Full throttle!”
Tancap gas.

Rossi, sekalipun setengah bercanda, mengisyaratkan bahwa di atas lintasan, hal-hal lain di luar si pebalap, tunggangannya, dan gas di cengkeraman mereka, menjadi tidak penting. Memacu kuda besi di atas 100 kilometer per jam berubah menjadi hidup itu sendiri. Kecepatan menjadi idealisme yang tak bisa diganggu-gugat, mirip-mirip dengan patriotisme yang dipegang Mishima sampai ujung hayatnya.

Dengan kecepatan sebagai dewa, maka —dalam beberapa konteks— sesungguhnya tak jadi soal apakah jika di akhir balapan si joki kuda besi menjadi juara atau tidak. Jika banyak orang melihat seorang pebalap sudah cukup cepat, sekalipun akhirnya ia tergelincir atau mengalami crash, ia sudah cukup menunjukkan dirinya layak untuk diperhitungkan di balapan berikutnya.
Lalu, tersebutlah Johann Zarco.

Status Zarco di MotoGP 2017 memang “cuma” seorang rookie. Namun, bagi mereka yang sudah mengikuti sepak terjangnya di Moto2 selama beberapa tahun terakhir, Zarco bukanlah pebalap sembarangan. Titel juara dunia Moto2 dalam dua tahun terakhir sesungguhnya sudah cukup untuk membuatnya mendapatkan perhatian.

Dengan usia yang sudah 26 tahun, Zarco memang bukan Marc Marquez, yang kerap disebut alien hanya karena tampil begitu hebatnya di usia yang sangat muda dan langsung mencuat di musim perdananya di MotoGP. Zarco adalah tipe sensasi yang berbeda.
Memulai balapan GP Qatar, Senin (27/3/2017) dini hari WIB, dari urutan keempat, pebalap asal Prancis itu langsung melesat ke depan. Ia kemudian menyalip Andrea Iannone, yang sempat memimpin balapan, di tikungan keenam dan tampak akan menghadirkan kejutan di seri pembuka.




Zarco seakan mengejawantahkan ucapan Rossi muda dengan baik: tancap gas. Tapi, tak hanya itu. Keputusannya berjudi dengan menggunakan ban belakang soft, yang ia sendiri identikkan seperti bermain poker, terbukti ampuh

Selama beberapa putaran, Zarco berada di puncak dunia. Hal-hal lain, seperti statusnya sebagai rookie yang datang terlambat ke arena MotoGP, menjadi tertepikan sejenak. Keunggulan 1,5 detik atas pebalap yang ada di belakangnya, Andrea Dovizioso, menunjukkan bahwa Zarco sedari awal sudah siap betul melakoni balapan perdananya di kelas teratas.

Yang ada di dalam benak Zarco kala itu hanya satu: podium. Ya, dengan kecepatannya di balapan itu, cukup pede untuk setidaknya finis di urutan ketiga. Namun, memimpin dengan keunggulan yang cukup baik membuat harapannya sedikit meninggi. Mengapa tidak menjadi juara sekalian?

Dan begitulah, ketika hidup sedang berlari dengan kencang, biasanya kelengahan itu muncul dan mala menghajar dengan seketika. Ketika menyadari kecepatannya sudah mencapai batas, Zarco melakukan kesalahan minor dengan menikung sedikit terlalu jauh. Motornya tergelincir, ia pun terjatuh. Dalam penyesalan yang lamat-lamat muncul di benaknya, ia berjalan menghampiri motornya yang sudah terguling di gravel trap sembari memegangi kepalanya. Ia tahu balapannya selesai.

“Sangat disayangkan, tentu saja. Saya jelas mungkin naik podium. Tapi, untuk balapan pertama, ini bagus untuk mental dan kepercayaan diri saya. Sekarang saya bisa melihat bagaimana pebalap lainnya mengontrol motor mereka dan bersikap pintar pada saat balapan. Saya belajar dari sini,” kata Zarco seperti dilansir Crash.

Penyesalan, bagi Zarco, akhirnya hanya lewat sekelebatan saja. Yang ada di pikirannya setelah penyesalan itu lewat hanyalah tekad. Tekad untuk naik podium di balapan berikutnya, di Argentina, pada 9 April mendatang.

“Seperti yang sudah saya bilang, saya tidak terlalu bagus di sini. Saya tidak mengakhiri balapan dengan baik. Tapi saya tahu, saya akan melakukannya di balapan berikutnya.”

Topik Terkait:

  • Julong Mengidap Malaria Akut Sampai Alami Gangguan Kejiwaan

    Julong Mengidap Malaria Akut Sampai Alami Gangguan Kejiwaan

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Dony alias Julong (19) salahsatu warga RT.01 Dusun Tapang Semadak, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir mengidap sakit akibat dari Malaria Akut yang menyebabkan gangguan kesehatan yaitu tidak bisa berbicara tapi bisa mendengar dan mengerti yang di bicarakan orang lain, selain itu ia juga alami gangguan kejiwaan.
  • Teken MoU, Pemdes di Sekadau Harus Transparansi

    Teken MoU, Pemdes di Sekadau Harus Transparansi

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Sosialisasi dan menandatangani nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Sekadau dengan Kepolisian Resor Sekadau tentang pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan Dana Desa (DD) di Kabupaten Sekadau, bertampat di Aula Lantai II Kantor Bupati Sekadau
  • Ini Hasil Pendapat Akhir Rapat Paripurna Fraksi DPRD Sekadau

    Ini Hasil Pendapat Akhir Rapat Paripurna Fraksi DPRD Sekadau

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Rapat paripurna Ke 1 masa sidang ke 1 tahun 2018 DPRD Kabupaten sekadau terhadap penundaan rapat paripurna ke 10 masa sidang ke 1, dalam rangka pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang penyelenggaraan perizinan kesehatan, di ruang rapat lantai 2 kantor DPRD Kabupaten sekadau
  • Bupati Sekadau minta Data Ulang Guru Agama Katolik

    Bupati Sekadau minta Data Ulang Guru Agama Katolik

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sekadau menghadiri Misa syukur Natal bersama para kelompok guru Se-kabupaten Sekadau yang laksanakan di Gedung Kateketik jalan merdeka selatan
  • 3 orang Penambang Emas di Sekadau Diamankan

    3 orang Penambang Emas di Sekadau Diamankan

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi SIK melalui Anggota Sat Reskrim Polres Sekadau mengamankan 3 orang pelaku penambang emas tanpa izin di Dusun Amak, Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau
  • KPU Sekadau gelar Bimbingan Teknis kepada PPDP

    KPU Sekadau gelar Bimbingan Teknis kepada PPDP

    NANGA TAMAN, SEKADAU NEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten sekadau melaksanakan bimbingan teknis petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP) se-kecamatan Nanga Taman dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat tahun 2018 yang dilaksanakan di aula kantor camat Nanga Taman
  • Mobil Menuju Melawi Mengalami Laka Tunggal Terbalik

    Mobil Menuju Melawi Mengalami Laka Tunggal Terbalik

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Sebuah kendaraan roda empat mengalami laka tunggal terbalik tepatnya di jalan sekadau sintang km. 16 Dusun Gonis Butun, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau
  • 15 Tangkai Meriahkan Sekadau di FSBM XII Kalbar

    15 Tangkai Meriahkan Sekadau di FSBM XII Kalbar

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Kabupaten Sekadau sebagai tuan rumah pada ajang Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XII Kalimantan Barat Tahun 2018. Kegiatan yang diperkirakan akan dilaksanakan usai Idul Fitri itu, akan menerjunkan 15 tangkai yang diperlombakan.
  • Mensukseskan Pilkada Kalbar 2018, Polres Sekadau Monitor Medsos

    Mensukseskan Pilkada Kalbar 2018, Polres Sekadau Monitor Medsos

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Tak mau kecolongan dalam mensukseskan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat di tahun ini, Kepolisian resort Sekadau terus awasi dari segala lini yang berpotensi memunculkan polemik dimonitor, termasuk Media Sosial (Medsos).
  • Bupati Sekadau Menghadiri Natal Keling Kumang Grup

    Bupati Sekadau Menghadiri Natal Keling Kumang Grup

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Bupati Sekadau didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Kepala Dinas Usaha Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perkebunan menghadiri Perayaan Natal Bersama Keling Kumang Group
  • BUPATI SEKADAU : Waspada, Berhati-hati dan Jangan Mudah Dirayu

    BUPATI SEKADAU : Waspada, Berhati-hati dan Jangan Mudah Dirayu

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Bupati Sekadau, Rupinus SH M Si mengaku prihatin dengan kian eksisnya komunitas gay di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sekadau. Ia pun mengingatkan masyarakat agar mewaspadai pengaruh buruk dari komunitas tersebut.
  • Pemuda Rirang Jati Kenalkan Wisata Alam Baru Bukit Burang

    Pemuda Rirang Jati Kenalkan Wisata Alam Baru Bukit Burang

    NANGA TAMAN, SEKADAU NEWS - Ada 46 orang Pemuda Rirang Jati yang tergabung dalam kelompok pencinta alam melakukan perjalanan mendaki bukit burang dalam rangka mengisi akhir liburan sekaligus memperkenalkan wisata baru bukit burang
  • Berharap Tinggal Bersama, Istrik Ke-2 Dilaporkan Gara-gara ini

    Berharap Tinggal Bersama, Istrik Ke-2 Dilaporkan Gara-gara ini

    BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Kepala Desa Sungai Ayak Dua melaporkan ke Polsek Belitang Hilir terkait akun facebook yang menuliskan ujaran kebencian melaui via facebook di fanpage Desa Sungai Ayak pada hari Senin, (1/1/2018) lalu. Akun yang menuliskan kalimat tidak pantas itu diketahui milik AT, salah seorang warga desa Sungai Ayak sendiri.
  • Komunitas GAY Sekadau Berani Tampil di Medsos

    Komunitas GAY Sekadau Berani Tampil di Medsos

    Komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) kian berkembang pesat. Tidak hanya di kota-kota besar, komunitas tersebut juga sudah mulai merambah ke seluruh kabupaten di Kalbar, termasuk di Kabupaten Sekadau.
  • 20 Orang Personil Polres Sekadau Amankan Aksi Penyampaian Aspirasi

    20 Orang Personil Polres Sekadau Amankan Aksi Penyampaian Aspirasi

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Sebanyak 20 orang personil Satuan Sabhara Polres Sekadau diterjunkan untuk melakukan pengamanan aksi penyampaian aspirasi oleh Tenaga Kerja Harian (TKH) atas putusan kebijakan manajemen PT. Landak Bhakti Palma (LBP) yang dinilai memberatkan para TKH.
  • Kebakaran Kios BBM di Pasar Nanga Mahap Sekadau

    Kebakaran Kios BBM di Pasar Nanga Mahap Sekadau

    NANGA MAHAP, SEKADAU NEWS - Kebakaran kios BBM di Pasar Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Rabu (20/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Informasi yang didapat, kios bensin itu juga dijadikan rumah tinggal oleh pemiliknya.
  • Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Safari Natal Pemkab Sekadau untuk ketiga kalinya dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hilir, pada hari senin (11/12) bertempat di Gereja GKKI Marturia
  • SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    BELITANG HULU, SEKADAU.COM - Bupati Sekadau yang di wakili Wakil Bupati Sekadau Aloysius SH, M.Si, laksanakan Safari Natal di Belitang Hulu tepatnya di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Eben Haezer Balai Sepuak
Lihat Berita Lainnya