POLRES SEKADAU GELAR FOCUS GROUP DISCUSSION BERSAMA PELAJAR

Responsive image

Herman

SEKADAU - Kepolisian resor sekadau melalui satuan Binmas polres gelar kegiatan Focus Group Discussion ( FGD ) dengan tema Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba bertempat di Aula SQ KTV Jl. Panglima Naga Komplek Pasar baru sekadau hilir dengan peserta dari siswa/ siswi SMU Karya dan SMK N 1 Sekadau hilir. Sabtu, 1/4/17.

Dalam FGD tersebut kepada sekitar 100 pelajar dan guru pendamping dari setiap sekolah, Kapolres melalui Kasat Binmas Iptu. Ahyan menjelaskan peran generasi muda sebagai Penerus Bangsa untuk harus dapat menangkal dan ketahahan diri dari kenakalan remaja.

Dikatakannya pula, berbagai bentuk kenakalan remaja yang cukup dikhawatirkan dan dapat merusak masa depan generasi muda seperti penyalahgunaan Narkoba di lingkungan masyarakat. Selain itu, ia juga mengingatkan akan bahaya miras. Sebagai contoh, " apabila habis minum miras lalu mengendarai kendaraan bermotor yang bisa menyebabkan rawannya terjadi laka lantas ".Terangnya.

Lanjutnya, Kebanyakan para pelajar melakukan pelanggaran baik di lingkungan sekolah maupun di luar seperti bolos pada jam sekolah. " kepolisian akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk melaksanakan tindakan untuk membantu pihak Sekolah ", Ucapnya.

Ia juga mengharapkan, semua kalangan untuk lebih pandai membagi waktu dan lebih mengutamakan belajar serta menunjukan tingkah laku sebagai seorang anak yang baik kepada kedua orang tua.

Dalam kesempatan yqng sama, Waka Polres sekadau Kompol. H Adiono Dwi Waluyo dalam arahannya menyampaikan terkait rekrutmen Anggota Polri tahun2017. Disampaikannya,  penerimaan Anggota Polri gratis dan transparansi serta tidak di pungut biaya.  Selain itu , Wakapolres juga menekankan utlntuk menghindari prilaku sek bebas di kalangan pelajar karena dapat merusak masa depan diri sendiri.

Dalam sesi tanya jawab, para siswa diberi ruang untuk bertanya langsung.
Seperti yang ditanyakan Oki siswa SMK N 1sekadau menanyakan sanksi yang tepat untuk pelaku Narkotika dan apakah hukuman mati tidak melanggar HAM pada pelaku Narkotika.

Teodorus, siswa SMA Karya Sekadau juga bertanya apakah di kabupaten Sekadau sudah ada pelajar terkena kasus narkoba.

Fasliadi, siswa SMA Karya menanyakan apabila mengetahui pengguna narkoba dan melaporkan apakah inisial pelapor akan di rahasiakan.

Dan Indra dari SMK N 1 juga bertanya apakah apabila saya mengantar barang yang berisikan narkoba akan dilaksanakan penangkapan.

Dari pertanyaan dan masukan ke empat siswa tersebut, dapat di beri penjelasan dan pengertian oleh Kasat Binmas bahwa pelaksanaan hukum mati terkait Narkoba sdh sesuai aturan UU,  pihak Polri akan merahasiakan pelapor,  terkait pelajar yang sudah tertangkap narkoba diharapkan " kedua sekolah yang menjadi peserta FGD untuk tidak terlibat dan kegiatan FGD ini akan dilaksanakan secara rutin setiap 3 bulan ". Tutupnya. ( Herman )

Topik Terkait:

Rekomendasi Kami

Ads
Lihat Berita Lainnya