VIDEO ULAR PITON MENELAN AKBAR PETANI SAWIT

http://makassar.tribunnews.com/2017/03/31/video-penampakan-ular-piton-yang-menelan-akbar-petani-sawit-mamuju-tengah

TRIBUN TIMUR/RENI KAMARUDDIN MAMUJU– Ular piton raksasa yang menelan Akbar (25) petani sawit di Mamuju Tengah Sulawesi Barat memang sudah dilumpuhkan warga. Puluhan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ikut menangkap ular piton sepanjang delapan meter di dekat kandang ternak sapi milik warga, Selasa, (19/7/2016).


MAMUJU– Ular piton raksasa yang menelan Akbar (25) petani sawit di Mamuju Tengah Sulawesi Barat memang sudah dilumpuhkan warga.

Namun, bukan berarti warga di daerah tersebut bisa bernapas lega.

Bagaimana tidak, menurut cerita warga setempat ular piton seperti yang memangsa Akbar tak satu.

Paman almarhum Akbar, Adhan Andi Tadjuddin bahkan menyebut jika ular tersebut 7 bersaudara.

Baru dua yang dibunuh, termasuk yang menelan Akbar. Jadi masih ada lima ekor.

Responsive image Korban ular piton di Mamuju Tengah (Kolase Foto/Tribun Timur)

Nah, salah seorang warga yang ditemui TribunSulbar.com mengungkapkan jika melihat seekor ular piton yang mirip dengan yang menelan Akbar mengintai mangsanya di sekitar perkebunan milik Akbar.

Ular itu muncul hanya selang dua hari setelah ditemukannya Akbar di perut piton raksasa.

Sumber tersebut menyebut piton yang muncul itu memburu hewan ternak warga, ayam.

“Saya lihat di jalan masuk lokasi Akbar ditelan ular, mau makan ayam cuman tidak berhasil,” kata sumber tersebut.

Jamak diketahui petani sawit Salubiro, konon daerah tersebut sarang piton raksasa.

“Itu piton tujuh bersaudara, ini mi mungkin temannya,” katanya.

Ayah almarhum Akbar, Muhammad Ramli (50), tidak kaget mendengar ulat piton memburu mangsa ayam.

Dia tahu saban tahun Salubiro, khususnya, merupakan sarang piton.

Ramli meminta pemerintah turun tangan atas kejadian yang menimpa putra sulungnya itu.

“Kami berharap, ada upaya dari pemerintah atas kejadian ini,” katanya kepada Tribunsulbar.com di kediaman duka, Salubiro, kemarin.

“Kalau memang tidak ada bantuan secara materi, setidaknya Pemerintah Daerah ada upaya mengimbau warga membersihkan kebunnya,” ujar Ramli menambahkan.

Menurutnya, membiarkan kebun sawi semrawut sama saja memelihara ular buas.

“Apalagi kita tahu, memang dari dulu di sini banyak ular piton,” ujarnya.

Ramli juga sudah tahu, jika pemberintaan tribun-timur.com tentang anaknya, juga menjadi perhatian media asing.

Tetapi, dia menyayangkan pemerintah setempat, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, seolah tak tahu.

“Pemerintah di sini kayak jalan sendiri-sendiri, buktinya ini kejadian sudah diberitakan di mana-mana, tapi belum satu pun yang datang melihat lokasi kejadian ini,” katanya.

Senada Ramli, tetangganya bernama Abidin, juga menilai pemerintah cuek.

“Jangankan datang di sini, ungkapan belasungkawa pun tidak ada,” kata petani sawit tersebut.

Gagal Dijual

Bangkai ular piton raksasa yang memangsa dan menelan seorang petani sawit bernama Akbar Ramli (25) akhirnya dikubur, Kamis (30/3/2017).

sebelumnya ular piton tersebut menelan Akbar, seorang petani sawit di Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten MamujuTengah, Sulawesi Barat, Selasa (28/3/2017).

Sebelum dikubur, warga sempat menjemur ular itu karena awalnya mau dijual.

Menurut Rahmat, tetangga korban, awalnya kulit ular tersebut hendak dijual warga karena harganya cukup mahal.

“Mulanya hendak dijual warga setelah diukur ulang panjangnya,” ujar Rahmat, yang juga keluarga korban.

Tapi, warga khawatir bisa memicu kemarahan kawanan piton lain yang menyaksikan ular tersebut diperlakukan tidak baik.

“Makanya kita tanam baik-baik,” ujarnya.

Bangkai ular piton raksasa dipastikan ukurannya mencapai 10 meter setelah diukur warga.

Bangkai ular akhirnya ditanam di sebuah kawasan perkebunan sawit tidak jauh dari lokasi Akbar ditemukan tewas ditelan ular.

Sementara itu orangtua Akbar, Ramli mengaku, masih khawatir dengan 5 ekor piton lainnya yang kerap muncul di desa mereka.

Terutama di kawasan perkebunan sawit milik warga.

Luasnya kawasan lahan sawit serta kondisi semak-semak yang rimbun membuat warga sukar menangkap kawanan piton itu.

“Ini berbahaya karena masih ada lima dari tujuh ular piton yang biasa muncul dan dilihat warga. Kalau ini tidak segera ditangkap bisa memangsa korban berikutnya,” ucap Ramli.

Diberitakan Akbar (25) seorang petani asal Dusun Pangerang, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, tewas ditelan ular piton.

Warga menemukan korban masih lengkap dengan pakaiannya setelah menangkap dan membedah ular tersebut.

Puluhan warga membedah ular tersebut setelah menangkap dan menyeret ular piton tersebut dari sebuah padang rumput di kawasan perkebunan sawit di Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Senin (27/3/2017). (Ilham Arsyam)

Editor Sekadau.com: Yakop

Tonton Video Sekarang...

Topik Terkait:

  • Julong Mengidap Malaria Akut Sampai Alami Gangguan Kejiwaan

    Julong Mengidap Malaria Akut Sampai Alami Gangguan Kejiwaan

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Dony alias Julong (19) salahsatu warga RT.01 Dusun Tapang Semadak, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir mengidap sakit akibat dari Malaria Akut yang menyebabkan gangguan kesehatan yaitu tidak bisa berbicara tapi bisa mendengar dan mengerti yang di bicarakan orang lain, selain itu ia juga alami gangguan kejiwaan.
  • Teken MoU, Pemdes di Sekadau Harus Transparansi

    Teken MoU, Pemdes di Sekadau Harus Transparansi

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Sosialisasi dan menandatangani nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Sekadau dengan Kepolisian Resor Sekadau tentang pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan Dana Desa (DD) di Kabupaten Sekadau, bertampat di Aula Lantai II Kantor Bupati Sekadau
  • Ini Hasil Pendapat Akhir Rapat Paripurna Fraksi DPRD Sekadau

    Ini Hasil Pendapat Akhir Rapat Paripurna Fraksi DPRD Sekadau

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Rapat paripurna Ke 1 masa sidang ke 1 tahun 2018 DPRD Kabupaten sekadau terhadap penundaan rapat paripurna ke 10 masa sidang ke 1, dalam rangka pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang penyelenggaraan perizinan kesehatan, di ruang rapat lantai 2 kantor DPRD Kabupaten sekadau
  • Bupati Sekadau minta Data Ulang Guru Agama Katolik

    Bupati Sekadau minta Data Ulang Guru Agama Katolik

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sekadau menghadiri Misa syukur Natal bersama para kelompok guru Se-kabupaten Sekadau yang laksanakan di Gedung Kateketik jalan merdeka selatan
  • 3 orang Penambang Emas di Sekadau Diamankan

    3 orang Penambang Emas di Sekadau Diamankan

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi SIK melalui Anggota Sat Reskrim Polres Sekadau mengamankan 3 orang pelaku penambang emas tanpa izin di Dusun Amak, Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau
  • KPU Sekadau gelar Bimbingan Teknis kepada PPDP

    KPU Sekadau gelar Bimbingan Teknis kepada PPDP

    NANGA TAMAN, SEKADAU NEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten sekadau melaksanakan bimbingan teknis petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP) se-kecamatan Nanga Taman dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat tahun 2018 yang dilaksanakan di aula kantor camat Nanga Taman
  • Mobil Menuju Melawi Mengalami Laka Tunggal Terbalik

    Mobil Menuju Melawi Mengalami Laka Tunggal Terbalik

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Sebuah kendaraan roda empat mengalami laka tunggal terbalik tepatnya di jalan sekadau sintang km. 16 Dusun Gonis Butun, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau
  • 15 Tangkai Meriahkan Sekadau di FSBM XII Kalbar

    15 Tangkai Meriahkan Sekadau di FSBM XII Kalbar

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Kabupaten Sekadau sebagai tuan rumah pada ajang Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XII Kalimantan Barat Tahun 2018. Kegiatan yang diperkirakan akan dilaksanakan usai Idul Fitri itu, akan menerjunkan 15 tangkai yang diperlombakan.
  • Mensukseskan Pilkada Kalbar 2018, Polres Sekadau Monitor Medsos

    Mensukseskan Pilkada Kalbar 2018, Polres Sekadau Monitor Medsos

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Tak mau kecolongan dalam mensukseskan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat di tahun ini, Kepolisian resort Sekadau terus awasi dari segala lini yang berpotensi memunculkan polemik dimonitor, termasuk Media Sosial (Medsos).
  • Bupati Sekadau Menghadiri Natal Keling Kumang Grup

    Bupati Sekadau Menghadiri Natal Keling Kumang Grup

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Bupati Sekadau didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Kepala Dinas Usaha Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perkebunan menghadiri Perayaan Natal Bersama Keling Kumang Group
  • BUPATI SEKADAU : Waspada, Berhati-hati dan Jangan Mudah Dirayu

    BUPATI SEKADAU : Waspada, Berhati-hati dan Jangan Mudah Dirayu

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Bupati Sekadau, Rupinus SH M Si mengaku prihatin dengan kian eksisnya komunitas gay di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sekadau. Ia pun mengingatkan masyarakat agar mewaspadai pengaruh buruk dari komunitas tersebut.
  • Pemuda Rirang Jati Kenalkan Wisata Alam Baru Bukit Burang

    Pemuda Rirang Jati Kenalkan Wisata Alam Baru Bukit Burang

    NANGA TAMAN, SEKADAU NEWS - Ada 46 orang Pemuda Rirang Jati yang tergabung dalam kelompok pencinta alam melakukan perjalanan mendaki bukit burang dalam rangka mengisi akhir liburan sekaligus memperkenalkan wisata baru bukit burang
  • Berharap Tinggal Bersama, Istrik Ke-2 Dilaporkan Gara-gara ini

    Berharap Tinggal Bersama, Istrik Ke-2 Dilaporkan Gara-gara ini

    BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Kepala Desa Sungai Ayak Dua melaporkan ke Polsek Belitang Hilir terkait akun facebook yang menuliskan ujaran kebencian melaui via facebook di fanpage Desa Sungai Ayak pada hari Senin, (1/1/2018) lalu. Akun yang menuliskan kalimat tidak pantas itu diketahui milik AT, salah seorang warga desa Sungai Ayak sendiri.
  • Komunitas GAY Sekadau Berani Tampil di Medsos

    Komunitas GAY Sekadau Berani Tampil di Medsos

    Komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) kian berkembang pesat. Tidak hanya di kota-kota besar, komunitas tersebut juga sudah mulai merambah ke seluruh kabupaten di Kalbar, termasuk di Kabupaten Sekadau.
  • 20 Orang Personil Polres Sekadau Amankan Aksi Penyampaian Aspirasi

    20 Orang Personil Polres Sekadau Amankan Aksi Penyampaian Aspirasi

    SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Sebanyak 20 orang personil Satuan Sabhara Polres Sekadau diterjunkan untuk melakukan pengamanan aksi penyampaian aspirasi oleh Tenaga Kerja Harian (TKH) atas putusan kebijakan manajemen PT. Landak Bhakti Palma (LBP) yang dinilai memberatkan para TKH.
  • Kebakaran Kios BBM di Pasar Nanga Mahap Sekadau

    Kebakaran Kios BBM di Pasar Nanga Mahap Sekadau

    NANGA MAHAP, SEKADAU NEWS - Kebakaran kios BBM di Pasar Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Rabu (20/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Informasi yang didapat, kios bensin itu juga dijadikan rumah tinggal oleh pemiliknya.
  • Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Safari Natal Pemkab Sekadau untuk ketiga kalinya dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hilir, pada hari senin (11/12) bertempat di Gereja GKKI Marturia
  • SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    BELITANG HULU, SEKADAU.COM - Bupati Sekadau yang di wakili Wakil Bupati Sekadau Aloysius SH, M.Si, laksanakan Safari Natal di Belitang Hulu tepatnya di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Eben Haezer Balai Sepuak
Lihat Berita Lainnya