Pemilik Toko dan Sopir Ekspedisi Banyak Bandel

SEKADAU, Lingkungan - Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau mengakui kerap mendapat laporan soal kemacetan akibat adanya aktivitas bongkar muat barang dikawasan pasar Sekadau, terutama di Jalan Kapuas. Dishub mengklaim sudah melakukan berbagai upaya mengatasi hal tersebut.

Pemilik Toko dan Sopir Ekspedisi Banyak Bandel
Kepala Dishub Sekadau - H. Fendy S.Sos

“Sudah kita pasang pelang pengumuman bahwa bongkar muat itu diatur mulai Jam 06.00 hingga jam 09.00 pagi. Tapi banyak yang bandel,” kata H Fendy S Sos, Kepala Dishub Sekadau dijumpai awak media di Betang Youth Center, kemarin pagi.

Menurut Fendy, pelang tersebut sudah dipasang Dishub sejak 6 bulan yang lalu di dekat Jembatan Sungai Kapar, tak jauh dari Pasar Plamboyan. Namun banyak pemilik truk ekspedisi yang menganggapnya hanya angin lalu.

“Banyak yang melakukan bongkar muat diluar jam 06.00 WIB hingga jam 09.00 WIB itu. Padahal kita sudah melarangnya,” ketus Fendy.

Lantas apakah Dishub patah arang karena tidak ditaati para sopir dan pemilik toko? Fendy memastikan, tidak putus asa. “Kita juga sudah melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik toko,” katanya.

Soal langkah ekstrem soal pemberian sanksi kepada para pemilik truk ekspedisi dan pedagang, Fendy mengaku tidak bisa melakukannya. Ia menganggap sanksi itu menjadi kewenangan pihak kepolisian.

“Kita sudah membicarakan masalah sanksi itu dengan pihak kepolisian saat rapat forum lalu lintas,” pungkas Fendy. (bd/mus)

Topik Terkait:


#Dinas Perhubungan #Fendy #Pasar #Lingkungan

Rekomendasi Kami

Ads
Lihat Berita Lainnya