Bupati Deklarasikan Desa Layak Anak


NANGA TAMAN, Pemerintah - Bupati Sekadau Rupinus, SH. M. Si dengan di dampingi Wakil Bupati Aloysius, SH. M. Si secara resmi mengdeklarasi stop buang air besar sembarangan dan deklarasi Desa  Layak Anak di Kecamatan Nanga Taman dilangsungkan di Desa Meragun pada (30/5)

Dengan dihadiri  Bupati Sekadau Rupinus SH.M.Si ,wakil bupati Sekadau Aloysius SH.M.Si,Ketua penggerak PKK Sekadau Ny.Kristina Rupinus S.Pd.M.Si,ketua GOW Ny Vixtina Heri Supriyanti,ketua DPRD Albertus Pinus S.Sos.MH,Forkopimka, jajaran OPD,kepala kantor di lingkunganpemerintah kabupaten Sekadau.

Dikecamatan Nanga Taman sendiri dari 13 desa, baru dua desa yang bebas stop buang air besar sembarangan yaitu Desa Pantok dan Desa Meragun. Hal ini menjadi perhatian dari Paulus Ugang yang merupakan Camat Nanga Taman.

Camat Nanga Taman Paulus Ugang dalam sambutannya Pada kesempatan tersebut seluruh elemen masyarakat Kecamatan Nanga Taman menyadari perlunya merobah budaya lama yang sudah tidak mendukung syarat kesehatan.

"Perilaku hidup bersih diharapkan dalam 2017,11 desa akan mencapai stop buang air besar sembarangan,sehingga menciptakan kebersihan lingkungan dan aliran sungai menjadi perhatian khusus".ujarnya.

Pada kesempatan ini Mantan Camat Nanga Mahap berterimakasih kepada Wahana Visi Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam menjalankan program sosialnya di kabupaten Sekadau.

"Mudah mudahan ini trus berlanjut". Singkatnya.

Sementara Bupati Sekadau Rupinus SH.M.Si menyoroti pola pikir masyarakat yang sulit diubah dalam hal perobahan perilaku untuk menjaga kesehatan dan lingkungan sekitar,terkait hal ini Rupinus berharap ini merupakan masalah waktu untuk menyadarkan masyarakat dengan pola kesehatan yang salah.

"Pola Hidup bersih perlu di tanamkan pada anak anak, kerna bersih itu adalah sehat, untuk itu mari kita budayakan pola hidup yang besih agar kita sehat". Ajak orang nomor satu di Kabupaten Sekadau itu.

Selain itu bupati Rupinus berharap seluruh perusahaan di kabupaten Sekadau bisa memperhatikan CSR dibidang tersebut.Kriteria kelayakan wilayah untuk anak menjadi perhatian

"perhatian dan perlindungan kepada anak saat ini di kabupaten Sekadau terus jadi perhatiannya, diakui olehnya media sosial banyak member dampak pada pembinaan dan pembentukan karakter.

Perlindungan Anak terpadu Berbasis Masyarakat, diharapakan bisa bekerja dengan berkoordinasi dengan fihak terkait,demi tecapainya perlindungan anak,untuk mewujudkan hal ini diperlukan perubahanm yang sistemik." Tukasnya.

Topik Terkait:


#Kesehatan #Pemerintah #Rupinus #Aloysius #Kristina #Vixtima #Nanga Taman #Desa Meragun

Penulis: Joy
Editor: Yakop
Ranting: 4

Rekomendasi Kami

Ads
Lihat Berita Lainnya