$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0"

Cerita Rakyat Sekadau, Legenda Batu Kenyalau

CERITA RAKYAT - Konon, pada zaman dahulu terdapatlah suatu perkampungan yang aman dan damai, masyarakatnya hidup rukun dan saling tolong menolong, satu sama lain antar penduduk memiliki rasa kekeluargaan yang erat serta masyarakatnya masih sering bergotong royong. Kampung ini mayoritas penduduknya adalah masyarakat suku dayak, kampung tersebut berada di muara sungai Sekadau.

Cerita Rakyat Sekadau, Legenda Batu Kenyalau CERITA RAKYAT - Konon, pada zaman dahulu kala terdapatlah suatu perkampungan yang aman dan damai, masyarakatnya hidup rukun dan saling tolong menolong, satu sama lain antar penduduk memiliki rasa kekeluargaan yang erat serta masyarakatnya masih sering bergotong royong. Kampung ini mayoritas penduduknya adalah masyarakat suku dayak, kampung tersebut berada di muara sungai Sekadau.
Welcome

Kampung ini adalah kampung yang yang damai, karena terletak di muara Sungai Sekadau, tidak heran jika banyak masyarakatnya yang menggantungkan mata pencahariannya sebagai nelayan.

Namun tidaklah sebatas menjadi nelayan, penduduk lain juga berladang dan sebagian lagi menorah getah.

Kampung tersebut dipimpin oleh seorang raja yang maha berkuasa. Setiap titah yang ia perintahkan pasti dilaksanakan oleh rakyat-rakyatnya. Raja ini sangatlah hidup dengan mewah karena kekayaan yang ia miliki. Sang raja tinggal di rumah betang panjang bersama putri dan para prajuritnya.

Di Kampung, tersebutlah pula seorang nenek tua miskin yang tinggal berdua dengan dengan cucunya. Mereka tinggal di rumah tua yang amat sederhana dan sudah bungkuk dimakan usia. Atapnya dari anyaman daun ilalang dan letak rumahnya di pinggiran kampung.

Hari demi hari berlalu, sang putri raja juga semakin bertumbuh besar. Datanglah seseorang yang meminta nya kepada sang raja untuk meminang.

Sang raja pun turut berbahagia. Dengan penuh rasa suka cita sang raja memerintahkan kepada para pengikutnya untuk membuatkan pesta perkawinan yang meriah untuk putrinya.

Tibalah hari pernikahan sang putri raja, untuk memeriahkan pesta diundanglah para pembesar kerajaan dari berbagai daerah untuk menyaksikan pernikahan sang putri.

Para penduduk Kampung beserta para tamu undangan berpesta pora menikmati suasana pesta. Mereka bersuka cita dan berbahagia bersama merayakan pernikahan sang putri raja yang tengah di selenggarakan.

Dalam pesta, para penduduk dan para pembesar kerajaan yang datang di hidangkan makanan dan minuman yang enak dan lezat. Bahan-bahan makanan yang dimasak juga merupakan bahan-bahan terbaik yang diperoleh dari rakyat sang raja.

Jumlah makanan yang tersedia juga sangatlah banyak sehingga mencukupi seluruh tamu undangan yang hadir. Penduduk dan para pembesar kerajaan yang yang hadir sudah barang tentu merasa senang dengan adanya hidangan-hidangan lezat yang tersaji di dalam pesta ini.

Mendegar adanya pesta besar di kampungnya, sang cucu dari nenek tua miskin pun meminta izin kepada neneknya untuk pergi ke rumah betang panjang tempat pesta pernikahan sang putri raja digelar. Sang nenek pun mengijinkan cucunya untuk pergi menyaksikan acara tersebut.

“Pergilah cucuku, hati-hati di jalan. Jangan berbuat gaduh di sana” Ungkap sang nenek miskin tersebut.

Dengan pakaian compang camping dan serba lusuh, sang cucu pun dengan riang berlari beranjak menuju tempat pesta guna menyaksikan acara besar pernikahan sang putri di rumah betang panjang tersebut. Ia pun ikut menonton dan menyaksikan prosesi demi prosesi pernikahan sang putri dengan antusiasnya.

Melihat banyaknya makanan lezat yang tersaji, sang cucu pun merasa ingin untuk memakannya pula, namun ia tidak berani mengambil makanan yang tersaji tersebut. Tak lama setelah nya, dipanggillah ia oleh seseorang yang tidak lain adalah seorang nelayan yang juga datang untuk menikmati pesta pernikahan sang putri.

“Apakah kau ingin makanan-makanan lezat itu” Kata nelayan
“Iya” Jawab sang cucu
“Ini ,ambillah bungkusan ini dan lekaslah kau bawa pulang” Kata nelayan lagi.

Mendapat bungkusan makanan dari daun pempan yang diberikan oleh sang nelayan, sang cucu pun amat senang. Dengan penuh semangat dan bersuka ria ia pun berlari menemui neneknya di rumahnya yang telah reot itu.

Di carinya sang nenek untuk mewartakan bahwa ia telah diberi sebungkus makanan oleh seorang nelayan dari pesta pernikahan yang ia saksikan.

Karena sudah sangat lapar, tanpa berpikir panjang ia pun langsung membuka bungkusan tersebut dan melahapnya. Sesuap-demi sesuap ia kunyah makanan tersebut di mulutnya.

Namun betapa terherannya ia ketika hendak menyantap daging dalam bungkusan tersebut, ternyata sangatlah sulit untuk di kunyah. Di gigitnya tidak putus, di kunyah pun tidaklah hancur.

Saking herannya ia,  bergegaslah ia bertanya kepada neneknya yang berada di dalam rumah tersebut.

“Nek, lauk apakah ini, kenapa tidaklah bisa untuk di gigit? Apakah daging ini belum matang dimasak?” Tanya sang cucu.

“Biarkan nenek melihatnya cu… Ya Tuhan, teganya meraka kepada mu. Ini bukanlah potongan daging seperti yang engkau bayangkan cu, melainkan ini adalah endapan karet lateks yang telah dicetak dalam tempurung kelapa seperti yang biasa nenek toreh di ladang” Jawabnya

Karena sangat kesal karena merasa telah di tipu dan di hina dengan diberi makanan yang tidak layak dimakan tersebut, sang nenek pun marah dan berjanji kepada cucunya untuk membalaskan sakit hatinya tersebut.

Diambilnya seekor anak anjing yang ia temui, dihiasnya anak anjing tersebut dengan diberi pakaian yang lucu beserta diberinya pula ikat kepala. Kemudian pergilah sang nenek tersebut dengan membawa anak anjing yang telah dihias tersebut menuju tempat pesta di rumah betang panjang.

Karena pesta tersebut teruslah berjalan selama tiga hari tiga malam berturut-turut, maka masih banyak orang-orang yang masih menyanyi dan menari menikmati suasana pesta. Melihat keramayan tersebut, sang nenek langsung melancarkan aksi balas dendamnya. Anak anjing yang ia bawa lalu kemudian ia lemparkan ke tengah-tengah penduduk yang berpesta.

Melihat adanya hal yang aneh karena adanya anak anjing yang dihias berlari-lari sambil berjingkrak-jingkrak, mereka pun tertawa terbahak-bahak menertawai anak anjing tersebut.

Menurut kepercayaan dan tradisi turun temurun masyarakat kampung zaman dahulu, tidaklah boleh menertawakan binatang apapun walaupun bentuknya aneh. Hal tersebut merupakan pamali yang mereka percayai sejak nenek moyang mereka dahulu.

Setelah melancarkan aksi balas dendamnya, sang nenek lantas berburu-buru pulang menemui cucunya di rumah. Di ajaknya cucunya berkemas bergegas meninggalkan kampung tersebut sebab ia tahu bahwa tak lama lagi alam akan murka karena penduduk telah melanggar pamali yang telah ada sejak dahulu.

Tak lama kemudian, langit tampak gelap, kilat dan petir bersautan sambar menyambar kampung tersebut. Di sertai hujan dan badai besar sebuah petir yang berkilau menyambar rumah betang panjang tempat penduduk tengah berpesta.

Sontak saja rumah betang panjang beserta seluruh penduduk kampung berubah menjadi batu dan hingga kini batu tersebut dinamakan dengan Batu Kenyalau.


Sumber informasi:
Cerita: bujangadau.net
Gambar: Adydisdikpora.blogspot.co.id
Rating: 5
Tanggal Publikasi: 16/06/2017

Keterangan: 
Artikel ini berasal dari Sumber Informasi diatas, apabila ada hal yang kurang menyenangkan atau tidak menyetujui dengan informasi ini, mohon hubungi kami di menu kontak, dan kami siap penanggapi secepatnya.(Kontak kami)

SekadauNews bertujuan menggali Informasi Seputar Sekadau yang bersumber dari Masyarakat, Buku, dan Media

Komentar

Name

Abdillah,1,Abdul Gani,1,Abdul Hamid,3,Adrianto,8,Agustami,1,Ahok,1,Akhmad Suryadi,2,Alam,1,Albertus Pinus,3,Aloysius,44,Amerika,1,AntaraNews,4,Antariksa,2,Anwar,1,Apai Yak,5,Apkasindo,1,Askiman,1,Asosasi,1,Asrama,1,Ayam,4,BabeNews,2,Bahasa Sekadau,1,Balai Sepuak,4,BAMAGNAS,2,Banjir,1,Bank Kalbar,1,Banser NU,1,Baru,10,Baru Tau,10,Batam,1,Bayar Pajak,3,Bazar,1,BBGRM,1,Beauty,6,Belitang,3,Belitang Hilir,18,Belitang Hulu,12,Belut,1,Bencana,2,Benrok,1,Beras,1,Berita Bola,2,Berita Terbaru,108,Bersih,1,Bhabinkamtibmas,9,Billiard,3,Binatang,1,Bisnis,5,BKMT,1,Bogor,1,Bolu,1,Boombastis,1,BPBD,3,BPKAD,2,Breaktime,1,Buah,1,Budaya,10,Budidaya,10,Bumi Lawang Kuari,1,Bunai,1,Bunuh Diri,1,Bupati Cup,1,Cabe,2,Cerita,7,Channel,13,Cornelis,4,Curanmor,1,Cyber,1,DAD,8,Daging,1,Dana Desa,1,Dandim 1204,2,Darurat Militer,1,Dayak,3,Desa Cenayan,1,Desa Cupang Gading,1,Desa Empajak,1,Desa Engkersik,1,Desa Ensalang,3,Desa Gonis Tekam,1,Desa Landau Apin,1,Desa Landau Kodah,1,Desa Lembah Beringin,2,Desa Lubuk Tajau,2,Desa Menterap,1,Desa Meragun,1,Desa Merbang,2,Desa Mungguk,13,Desa Nanga Ansar,1,Desa Nanga Kiungkang,4,Desa Nanga Koman,2,Desa Nanga Pemubuh,4,Desa Nanga Semalam,1,Desa Nanga Suri,1,Desa Padak,1,Desa Pantok,1,Desa Perongkan,1,Desa Rawak Hilir,1,Desa Rawak Hulu,2,Desa Rirang Jati,1,Desa Seberang Kapuas,3,Desa Sebetung,1,Desa Setuntung,1,Desa Sungai Antu Hulu,1,Desa Sungai Ayak,4,Desa Sungai Lawak,4,Desa Sungai Ringin,17,Desa Sungai Sambang,3,Desa Tabuk,2,Desa Tanjung,11,Desa Terduk Dampak,2,Desa Timpuk,1,Detail Berita,74,Detail Nasional,1,Detail Wisata,1,DetikNews,2,Diare,1,Dinas Disporapar,3,Dinas Kearsipan,3,Dinas Kominfo,1,Dinas Koperasi UKM dan Pedangan,1,Dinas LH,3,Dinas Pendidikan,9,Dinas Perhubungan,5,Dinas Perindagkop & UKM,2,Dinas Pertanian & Perkebunan,2,Dinas PU,4,Dinas Sosial,2,Dinas Sosnakertrans,2,Djafar A.R,1,Djemain Burhan,1,DPRD,26,Durian,1,e-KTP,2,Ej. Lantu,5,Ekonomi,18,Facebook,1,Fanind Jasmine,3,Feedproxy.Google,1,Fendy,3,Filipina,3,FitnessFormen,1,FLS2N,3,Fokmas,4,Forkompinda,1,Fransiska Rustika,2,Fuad,1,Galeri,6,GAMKI,1,Gawai Dayak,18,Gereja,4,Gereja Santo Yesep,1,Gereja St. Petrus Sekadau,1,Giat Anshorrahman,1,Golkar,1,Gorita,1,GOW,2,Grid.Id,1,Gula Merah,2,Hacker,2,Hari Air Sedunia,2,Hari Kartini,7,HarianIndo,1,Hasan SE,1,Heboh,3,HelloSehat,1,Hendrikus Hartadi,1,Henri,2,Henry,1,Herculanus T,1,Heri Handoko,1,Herman A. Bakar,1,Herman B,1,Hermanto,6,Hiburan,12,Hipnotis,1,Hironimus,2,History,15,HKG PKK,2,Hobi,1,Honorer,1,Hukum Adat,2,Hukum dan Ketertiban,20,Humas,3,HUT Polwan,1,HUT RI,23,Idin,5,Idul Fitri,5,Ikan,4,Ikan Asin,1,Iklan,4,Ilegal,1,Internasional,15,Internet,1,Investasi,1,IPDN,1,Iptu. Masdar,3,Isra' Mi'raj,1,Isu Sara,2,Iwas,19,Jafarlin Marbun,1,Jakarta,1,Jalan,8,Jamaah Haji,2,Jamur,1,Jefray,3,Jembatan,4,Jepang,1,Jokowi,3,jpnn,1,Jupiter,1,Kab. Sekadau,83,Kacang,1,Kalbar,1,Kanisius,1,Kantor Imigrasi,1,Karhutla,1,Kartini Cup,1,Kayong Utara,3,KB,3,KDRT,1,Kebakaran,5,Kebakaran Di Desa Tanjung,4,Kebakaran Hutan,3,Kebersihan,1,Kebun,1,Kecantikan,6,Kecelakaan,6,Kehidupan,1,Kejadian Aneh,1,Kelapa,2,Kelapa Sawit,1,Keling Kumang,1,Kemenag,4,Kemenkes,1,Kepolisian,6,Kesehatan,74,Ketan,1,Keuangan,1,KNPI,2,KNPI Sekadau,1,Koin,1,Kominfo,2,Kompas,2,Komunitas Rattle KING,6,Komunitas Vario,5,KONI,3,Koramil,1,Korut,1,Kreatif,14,Kristina,18,KTNA XV,1,Kubu Raya,1,Kuliner,40,Kumparan,2,Lampu Hias,5,LawangKuari,3,Lebaran,3,Limbah,1,Lingkungan,63,Linmas,1,Lintas Agama,1,Liri Muri,1,LKPJ,1,lomba,6,Lomba Bercerita,3,Lomba Desa,2,Long Amin,1,Lucu,1,MABM,3,Macet,1,Makanan,32,Malang,1,Markus,1,Martin Jasmin,1,Masjid,2,Maulid,2,Media Informasi,1,MediaKapuasRaya,2,Medsos,1,Melinda,1,Mempawah,2,Menarik,1,Mencekam,1,Mercon,2,Meriam Karbit,1,Mesir,3,Microsoft,1,Militer,21,Minuman,4,Miras,1,Misa,1,Mistis,1,Mitos,1,Mongabay,1,MotoGP,3,MTAMT,1,Mualang,2,Mudik,3,Muhammad,1,Muhammad Saleh,1,MUI,1,Mumi,2,Musim,1,Muslimin,1,Musrenbang,2,Mystery,1,Nanga Mahap,16,Nanga Mongko,1,Nanga Taman,21,Narkoba,5,Nasa,1,Nasional,23,Negara Belanda,1,Negera China,1,Niko Bohat,3,NU,1,Nuklir,1,Nurhadi,1,Ny. Frederika,1,O2SN,5,Okezone,3,Olahraga,16,Olimpiade,1,OMK,1,OPD,1,Operasi Pekat,4,Oprasi Pekat,2,Orang Asing,1,Organisasi,3,Pabrik,1,PAD,1,Panjat Pinang,1,Partai Demokrat,2,Partai Golkar,1,Partai PAN,1,Partai PKB,1,Pasar,7,Paskah,6,Paskibra,5,Pastor Kristianus,1,Pastor Valentinus Saeng,1,Paulus Misi,3,Paulus Ugang,2,PDAM,3,Pekan Gawai Dayak VIII Sekadau,14,Pelatihan,1,Pembangunan,1,Pemdes,1,Pemerintah,74,Pemerkosaan,2,Pemkab Sekadau,55,Pemuda,12,Penanjung,2,Pencabulan,1,Penculikan,4,Pencurian,1,Pendidikan,33,Penghargaan,2,Penipuan,1,Perampok,1,Perang,1,Perang Dunia Ketiga,1,Perda,1,Peresmian,2,Peristiwa,45,Perjudian,1,Pertanianku,6,Perumahan,1,Petasan,1,PGI,1,PKK,18,PKL,2,PKR,1,Planet,1,PLN,2,POBSI,4,Pohon,1,Pohon Enau,1,Polda,2,Politik,9,Polres,45,Polsek,11,Pontianak,6,PoskotaNews,1,PPHI,1,PSSI,4,Pulut,1,Pungli,1,Puskesmas,2,Radio Dermaga,4,Raja Salman,5,Rajia,1,Rakyat,1,Ramadhan,28,Ramadniya Kapuas,1,Razia,2,Resep,42,Resep Makanan,29,Resep Minuman,1,Ria Norsan,1,Rohani,34,RSUD Sekadau,7,Rumah Adat,1,Rumah Betang,2,Rumah Radank,1,Rupinus,79,RUPS,1,Rusmin,1,Salat Ghoib,1,Sambar Petir,1,Samsat,2,Sandae,1,Sanggau,2,Saparudin,2,Sapi,2,Satpol PP,5,Sayur,1,SDB Yos Sudarso,1,SDN 21 Sekadau Hilir,1,SDN 37 Gonis Rabu,1,Sejarah,6,Sekadau,38,Sekadau Hilir,100,Sekadau Hulu,19,Sekda,1,Sekolah,1,Senganan,1,Sepak Bola,17,Sepeda Motor,4,Sewak,1,Sidak,1,Simon Petrus,3,SindoNews,1,Singkong,1,Sintang,8,SMA Karya,4,SMA PGRI 5 Rawak,1,SMAN 1 Ng. Mahap,3,SMAN 1 Sekadau,1,Smartphone,4,SMPN 1 Sekadau,1,Smule,2,SOP,1,SP,1,Sports,1,SuaraCom,1,Suhardi,1,Sukiman,2,Sumadi,1,Sumardi,2,Sunardi,1,Takjil,4,Taman Kehati,1,Tarawih,1,Tardisi,1,Teguh,1,Teknologi,7,Tembakan,1,Tenggelam,2,Terminal Lawang Kuari,4,Tim Pora,1,Timlo,1,TNI,6,Tolak Bala,1,Tradisi,5,Tradisional,10,Tribratanewspolressekadau,1,Tribun Kaltim,1,Tribun Timur,1,TribunNews,3,TribunPontianak,4,Tugu PKK,1,Tulasih,1,Tumpal Pardede,4,Turnamen,1,Tutorial,5,Ujian Nasional,4,Ular Piton,1,UMK,1,Unik,13,Valentino Rossi,1,Vixtima Heri Supriyanti,6,Voaindonesia,1,WartaEkonomi,1,Wartakota,2,Welbetus Willy,3,Wisata,6,WTP,1,Yamaha,1,Yodi Setiawan,1,Yohanes Jhon,1,Yok Kelak,8,Youtube,3,Yury Nurhidayat,16,zakaria Umar Arif,1,Zulfi Akli,1,
ltr
item
Sekadau.com: Cerita Rakyat Sekadau, Legenda Batu Kenyalau
Cerita Rakyat Sekadau, Legenda Batu Kenyalau
CERITA RAKYAT - Konon, pada zaman dahulu terdapatlah suatu perkampungan yang aman dan damai, masyarakatnya hidup rukun dan saling tolong menolong, satu sama lain antar penduduk memiliki rasa kekeluargaan yang erat serta masyarakatnya masih sering bergotong royong. Kampung ini mayoritas penduduknya adalah masyarakat suku dayak, kampung tersebut berada di muara sungai Sekadau.
https://1.bp.blogspot.com/-jIWpvLHwOwM/WULXdnIkC5I/AAAAAAAAMLc/x2NUBg3-4zgU7E7om3GpAM3keayZTi0bwCLcBGAs/s320/batu-kenyalau-sekadau.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-jIWpvLHwOwM/WULXdnIkC5I/AAAAAAAAMLc/x2NUBg3-4zgU7E7om3GpAM3keayZTi0bwCLcBGAs/s72-c/batu-kenyalau-sekadau.jpg
Sekadau.com
http://www.sekadau.com/2017/06/cerita-rakyat-sekadau-legenda-batu-kenyalau.html
http://www.sekadau.com/
http://www.sekadau.com/
http://www.sekadau.com/2017/06/cerita-rakyat-sekadau-legenda-batu-kenyalau.html
true
7561544028121503484
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy