Mengapa Disebut Gula Botong...

Ngapai Banyak Sidak Nyobut Gula Botong dan Koti Cara Mulah e?
SEKADAU.COM, BISNIS - Pohon ini disadap dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Kata busu sehari-harian dipanggi uju di kampong Sungai Sambang sekitar 25 km dari kota Rawak.

Kata Busu,"pohon enau (nira) hasil sadapan yang diambil pada pagi hari hasilnya lebih banyak dari pada nira hasil panen sore hari. Jika satu pohon aren misalnya dalam satu hari menghasilkan sepuluh liter nira, maka panen pagi akan berisi sekitar tujuh liter, sedangkan panen sore akan berisi tiga liter nira,"ujar Busu.

Pagi hari banyak menghasilkan enau (nira), kata busu, "dikarenakan kondisi suhu dingin pada malam hari sampai subuh sehingga banyak menghasilkan air enau (nira) dibandingkan pada siang hari sampai menjelang sore," tutur Busu kepada awak media Sekadau.com saat berkunjung kerumahnya di Desa Sungai Sambang Kec. Sekadau Hulu.

apalagi waktu subuh, sambung busu sambil menghisap rokok giling," air enau (nira) bah mengalir lebih deras koh", kata busu campur-campur bahasa sekadau.

memanjat pohon enau untuk memanen air aren

membuat aren enau yang ditanam di ketinggian di atas 800 meter dari permukaan laut, akan menghasilkan air nira yang lebih banyak dari pada yang dihasilkan oleh pohon aren yang ditanam di dataran rendah", kata Bujang (36) warga Sekadau yang tinggal didekat Munggu Botong

sambung bujang," mengapa gula arin kami disebut gula botong, daerah kami udah dari dulu memproduksi gula arin sehingga digelarlah gula botong kata orang ilik", kata bujang bercerita kepada Sekadau.com sambil minum kopi disalah satu warkop sekadau.

Aren dataran rendah rata-rata menghasilkan nira dua belas liter perhari, sedangkan yang di dataran tinggi berkisar dua puluh liter per hari, contohnya di Desa Sungai Sambang hasil sedikit airnya karena dataran rendah
proses pembuatan gula botong di sungai sambang rawak

Cara masak gula botong (nira ,enau, aren) dimasak dengan api yang sedang saja jangan terlalu besarnya apinya, apabila air niranya telah panas, sesekali diaduk dan buang buih yang keluar saat nira sudah mendidih. Membuang buih ini akan membuat gula bisa keras saat dicetak nantinya. Selain itu, pembuangan buih juga akan membuat gula warnanya tidak menghitam", kata busu kepada Sekadau.com di lokasi rumah pembuatan gula botong

Kata Busu,"jika gula botong sudah siap dan jadi dibukus pakai daun kayu kepuwak siap di pasar kan di jual ke pasar Kabupaten Sekadau untuk menabah uang belanja dapur dan uang rokok katanya.

Penulis: mus
Editor: yakop
Rating: 5

Ads

Rekomendasi Kami

Ads Ads
  • Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Safari Natal Pemkab Sekadau untuk ketiga kalinya dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hilir, pada hari senin (11/12) bertempat di Gereja GKKI Marturia
  • SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    BELITANG HULU, SEKADAU.COM - Bupati Sekadau yang di wakili Wakil Bupati Sekadau Aloysius SH, M.Si, laksanakan Safari Natal di Belitang Hulu tepatnya di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Eben Haezer Balai Sepuak
Lihat Berita Lainnya