Jembatan Penghubung Dua Desa, Perlu Pengkajian Khusus

Jembatan Penghubung Dua Desa, Perlu Pengkajian Khusus
SEKADAU.COM, SEKADAU HULU  - Buruknya kondisi jembatan penghubung antara dusun roca menuju desa nanga mentrap membuat masyarakat terus bertanya kepastian akan perbaikan.

Pasalnya, Jembatan tersebut merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat setempat bila hendak berbelanja kebutuhan pokok kesekadau.

Sejak dibangun empat tahun lalu dari dana aspirasi anggota legislatif, hingga termakan usia jembatan tersebut tak kunjung ada perbaikan.

Seperti yang diungkapkan Kepala Desa Boti, Yohanes Sudarsono S.Pd mengatakan kalau jembatan tersebut memang sudah semestinya direnovasi.

Akan tetapi, meski pun sudah layak untuk direnovasi, Sudarsono mengakui susah untuk pengalokasian anggaran pada project tersebut karena berada dibatas antara dua desa yakni Desa Boti dan Desa Nanga Mantrap Kecamatan Dekadau Hulu.

" perlu ada pengkajian khusus antara pemerintah kabupaten sekadau dengan desa kami, supaya dapat kepastian dalam pengalokasian anggarannya. Kami juga tidak mau jadi temuan bila dipaksakan ". Ucapnya.

Dikatakannya, bila kondisi jembatan tersebut dibiarkan, dapat berimbas pada proses belajar dan mengajar didaerah tersebut.

" Guru-guru yang ada di Dusun Roca mayoritas dari luar Desa Boti. Setiap berangkat mengajar, mereka selalu mengeluhkan kondisi jembatan yang rawan untuk dilewati. Kita berharap, pemerintah segera ambil tindakan. Setidaknya direnovasi ". Harapnya

Penulis: Hermanto
Editor: Yakop

Ads

Rekomendasi Kami

Ads
Lihat Berita Lainnya