BREAKING NEWS: Sandae Jenguk Sentia Pasien Rabies

SEKADAU HILIR. SEKADAU. COM - Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Pemkab Sekadau, Sandae Jenguk  Sentia Resa, bocah berusia lima tahun asal Dusun Saka Tiga, Desa Sunsong, Kecamatan Sekadau Hulu, saat dirawat intensif di ruang isolasi ruang perawatan anak RSUD Sekadau, setelah digigit anjing milik orang tuanya sendiri di rumahnya pukul 9:45 malam ini.

"Anak saya digigit dua minggu lalu, saat itu ada yang bilang kalau anjing kami aneh, untuk itu saya berniat ngikat anjing itu menggunakan rantai motor, terlepas loncat langsung gigit anak saya yang lagi berdiri di depan pintu rumah kami". Cerita Bali Ayah kandung Sentia Resa pasrah.

Ia melanjutkan setelah gigitan itu, anak saya sepertinya baik-baik saja, bahkan sempat ikut ke ladang beberapa hari kemudian.

"Bahkan saat cek ke puskesmas rawak ia masih bisa jalan sendiri,  Hanya saja badannya saat di pangku kuat panas". Lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Pemkab Sekadau, Sandae, saat jenguk Sentia Resa dengan nada kesal mengatakan itulah yang dinas tidak mau kalau ada hal-hal yang seperti ini.

"Saya kesal kenapa ada korban gigitan anjing Rabies, sebab kita berkali-kali ingatkan warga agar anjing peliharaannya segera di laporkan untuk di vaksin, tapi masih banyak warga kita yang tidak mau anjingnya di vaksen malah anjing di sebunyikan, dengan alasan takut anjing tak mau di bawa berburu,  dan tidak bisa dimakan lagi". Ujar Sande kesal.

Untuk itu Sandae mengingatkan warga Sekadau,  khususnya saka tiga desa sunsong agar waspada  virus rabies yang ditularkan binatang terutama anjing peliharaannya.

"Dalam waku dekat ini kita akan lakukan sosialisasi langsung ke Sunsong, bila perlu musnahkan saja anjing yang masih ada,  kerna nyawa manusia lebih penting dari anjing peliharaan itu". Pangkasnya.

Penulis: Joy
Editor: Yakop

Artikel Terkait: