Pembangunan Jembatan Katap dan Peningkatan Jalan Masuk Renja 2018

Pembangunan Jembatan Katap dan Peningkatan Jalan Masuk Renja 2018 Cerita Kunker Bupati dan Wabup Ke Sunsong Bagian 5 (Selesai)

SEKADAU HULU, SEKADAU.COM, - Dalam kunjungan kerjanya Ke Desa Sunsong Kecamatan Sekadau Hulu pada 4 Oktober 2017 lalu, Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH, M.Si berkesempatan meninjau sejumlah pembangunan jalan dan jembatan di wilayah desa Sunsong.

Satu diantara jembatan yang ditinjau Bupati dan Wakil Bupati adalah jembatan Sungai Katap yang berada di tengah tengah antara dusun Sunsong dan dusun bungkong.

Sebelumnya telah diberikan bahwa kondisi jalan Nanga Biaban menuju sunsong, badan jalannya sudah dibuka lebar oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Demikian juga dengan jembatan. Sebagian besar jembatan yang ada diwilayah desa Sunsong kondusinya sudah tidak memungkinkan. Termasuk satu diantaranya adalah jembatan Sungai Katap.
Ads
Letak jembatan Sungai Katap ini berada persis di pertengahan dusun Sunsong dan Dusun Bungkong. Kondisi jembatan sungai ini boleh dibilang sudah sangat memprihatinkan. Lantainya sudah ada yang bolong bahkan ada yang menggunakan kayu bulat, sleng bajanya juga sudah berkarat dan nampak tua.
Ads
Melihat kondisi demikian Bupati dan Wakil Bupati langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan tata Ruang supaya segera ditindaklanjuti pada tahun 2018 “Tolong dicatat Dinas Pekerjaan umum, tahun 2018 jembatan Sungai Katab Sunsong ini kita bangun.,” pinta Bupati Rupinus.

Bupati juga minta Dinas PU dan Tata ruang untuk memfokuskan peningkatan jalan Nanga Biaban-Sunsong pada tahun anggaran 2018.
Ads
“Saya minta Dinas PU dan Tata Ruang untuk mengusulkan peningkatan badan jalan Nanga biaban sunsong di tahun 2018 mendatang,” pinta Bupati lagi.

Saat berdialog dengan warga sunsong. Bupati dan Wakil Bupati juga menyinggung soal potensi yang dimiliki desa Sunsong. Menurut Rupinus dan Aloysius, desa Sunsong memiliki banyak potensi. Diantaranya adalah sawah dan perikanan.

Hal yang sama juga disampaikan kades Sunsong ketika memberikan sambutan di hadapan tamu undangan. Menurut Aban Desa Sunsong memiliki banyak potensi yang bisa dikelola untuk peningkatan ekonomi keluarga.

Mengingat banyaknya potensi alam yang dimiliki oleh desa Sunsong Bupati Rupinus meminta masyarakat untuk membuat kelompok tani agar bisa mengusulkan bantuan kepada pemerintah Kabupaten Sekadau.

“Sunsong adalah desa yang banyak potensi dan tanahnya juga subur. Silahkan bapak ibu bentuk kelompok tani, setelah kelompok taninya terbentuk, buatkan proposalnya, silahkan ajukan ke dinas terkait untuk mendapatkan bantuan bibit.

Sunsong punya potensi sawah, punya juga potensi perikanan, punya juga potensi perkebunan. Jika potensi ini dikelola dengan baik, maka akan dapat meningkatkan ekonomi keluarga di sunsong,” ujar Rupinus.

Maka supaya program ini nyambung antara petani/masyarakat dengan pemerintah, Bupati minta dinas terkait dalam hal ini dinas ketahanan pangan, pertanian dan perikanan kabupaten sekadau supaya diusulkan dalam rencana program kerja.

“Kita minta dinas terkait terutama dinas yang ikut ke sunsong, supaya merespon semua pertanyaan yang disampaikan oleh warga. Silahkan diusulkan sesuai dengan dinasnya masing-masing,” pinta Rupinus.

Termasuk masalah pendidikan yang disampaikan oleh kades Sunsong, Aban.

Menurut Aban rata rata pendidikan yang dapat diakses oleh warga sunsong hanya pada tingkatan SMA. untuk kejenjang pendidikan yang lebih tinggi setingkat sarjana menurut Aban masih minim bahkan belum ada.

Hal ini disebabkan masih lemahnya ekonomi yang dimiliki warga. Namun demikian Aban tetap memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Sekadau yang sudah memberikan perhatian kepada masyarakat di desa Sunsong.

“Misalnya gedung sekolah satu atap disitu ada Sekolah dasar dan ada Sekolah Menengah Pertama.

Anak-anak sudah tidak jauh lagi sekolah karena sudah ada SMP. Namun demikian kita tetap minta perhatian pemerintah,” ujar Aban.

Menanggapi saran dan masukan yang disampaikan kades, Wakil bupati Aloysius menjelaskan, pemerintah kabupaten sekadau sudah sejak lama melaksanakan program satu dusun satu sarjana bagi masyarakat di Kabupaten Sekadau.

Menurut Aloysius program satu dusun satu sarjana ini membantu masyarakat yang berkekurangan tetapi berprestasi dalam sekolah.

“Silahkan program ini dimanfaatkan oleh masyarakat di desa Sunsong,” saran Aloysius.

Untuk merespon masalah pendidikan yang disampaikan oleh kades Sunsong, terutama masalah kekurangan guru, Bupati dan Wakil Bupati minta dinas pendidikan untuk segera menindaklanjuti usulan masyarakat seperti yang disampaikan oleh kades sunsong.

“Mana dinas pendidikan, tolong dipelajari dan ditindak lanjuti apa yang menjadi usulan warga kita ini terutama masalah kekurangan guru,” pinta Bupati.

Terakhir Bupati Rupinus minta kepada semua satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten sekadau untuk bekerja cepat merespon semua masalah yang dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Sekadau.

Oleh: Hartono Humas Pemkab
Laporan: Mus
Editor: Yakop

Ads

Rekomendasi Kami

Ads Ads
  • Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    Safari Natal Pemkab Sekadau di Belitang Hilir

    BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Safari Natal Pemkab Sekadau untuk ketiga kalinya dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hilir, pada hari senin (11/12) bertempat di Gereja GKKI Marturia
  • SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    SAFARI NATAL BUPATI SEKADAU DI GKII BALAI SEPUAK

    BELITANG HULU, SEKADAU.COM - Bupati Sekadau yang di wakili Wakil Bupati Sekadau Aloysius SH, M.Si, laksanakan Safari Natal di Belitang Hulu tepatnya di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Eben Haezer Balai Sepuak
Lihat Berita Lainnya