Program Cetak Sawah, Targetkan 1 Juta Hektar Se Indonesia

Program Cetak Sawah
SEKADAU HILIR, SEKADAU.COM - Kegiatan tanam perdana padi sawah program cetak sawah koramil 15/Sekadau Hilir kodim 1204/Sanggau, rabu kemarin (8/11) jam 09.00 wib, di Dusun Tapas Sambas Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau.

Dalam kata sambutan Kades Tapang Semadak Teresia Yusmini mengatakan, ucapan terimakasih kepada semuah pihak terkait yang telah memberi kepercayaan kepada desa kami sebagai salah satu lokasi cetak sawah diwilayah Kabupaten Sekadau.

"Semoga kehadiran Bapak-Bapak menjadi motivasi kami untuik giat bekerja dalam menjalankan program cetak sawah ini", ujar Kades.

Ditempat yang sama, Kadistan Kabupaten Sekadau Sandai mengatakan, program cetak sawah di desa ini bisa berjalan dengan baik dan sukses.

"Dan kami berpesan dan berharap lahan cetak sawah aktif dan rutin di garap jangan di tinggalkan lagi, karena untuk ramalan beras bahwa poktan belum mencapai 40 persen untuk mencetak sawah 2 kali setahun".Ungkap Sandai.

Selain itu, Sandai mengatakan, untuk PPL manfaatkan lahan cetak sawah dan manfaatkan sarana dan alat-alat pertanian yg ada, pemanfaatan alat jangan salah sasaran.

Sandai juga menambahkan, kita mau krocek dan survei di lap, alat-alat mana yang tidak di gunakan semestinya nanti kita akan tarik, 40 persen di dinas harus terjun ke lapangan untuk memperkuat PPL di lapangan untuk lebih mensuport para petani program.

Pada kesempatan yang sama juga, Dandim 1204/sgu Letkol inf. Hery purwanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa dia sudah kedua kalinya datang ke desa ini untuk mendampingi proses cetak sawah.

Dikatakan Heri Purwanto, Program pemerintah harus mencapai 1 juta hektar se indonesia, klo itu tercapai kita bisa mengexspor beras ke luar negeri.

Beberapa hari yg lalu kata Hery Purwanto, Kabupaten Sanggau sudah bisa mengexspor beras ke malaysia.

"Dan hasil cetak sawah di Kabupaten Sanggau mencapai 7 sampai 9 ton perhektar ini bisa menjadi panutan dan motivasi bagi cetak sawah yang lain terutama di Kabupaten sekadau ini", Kata Heri Purwanto

Selain itu, kata Letkol inf. Hery purwanto, di harapkan kedepan pemerintah agar lebih maju lagi dalam program cetak sawah, karena TNI sudah di amanatkan membantu Pemda untuk kesejahteraan masyarakat di daerah,

"Dengan pelan pelan kita mengubah cara kerja masyarakat dari berladang ke bertani", kata Hery Purwanto.

Selain itu juga, kata Hery Purwanto, kebiasaan membakar lahan yang sembarangan dan tidak sesuai prosedur akan menimbulkan dampak negatif, efek yg di timbulkan lebih banyak sehingga merugikan masyarakat terutama untuk kesehatan dan sementara hasilnya pun tidak sesuai dan tidak banyak.

Ditempat yang sama juga, Wakil Bupati Sekadau Aloysius,SH.M.Si menyampaikan, kita wajib bersyukur kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, selama beberapa tahun ini program cetak sawah selalu bekerja sama dengan TNI sesuai dengan mandat dan amanat presiden terkait ketahanan pangan.

"Masalah lain tentang kebiasaan membakar lahan bukanya pemerintah melarang tradisi namun bagaimana masyarakat bisa mengatur agar masalah bakar lahan tidak berdampak negatif." Jelas Aloy

Untuk tahun tahun sekarang ini, kata Aloy, masyarakat sudah banyak kemajuan kesejahteraan, tidak ada lagi masyarakat yang kelaparan.

Dan manfaatkan alat pertanian yang ada agar dapat meringankan pekerjaan petani sehingga pok tani nantinya bisa bekerja maksimal dan berdaya saing dengan pok tani yg lain.

"Sisi lain berkaitan dengan sarana pendukung harus tepat sasaran, harus ada peningkatan sehingga petani mengeluarkan hasil taninya tidak ada kendala terutama jalan rusak dan sebagaiberikutnya",Paparnya

PPL, Distan dan Poktan serta TNI harus bekerja sama dengan baik, kedepan akan di usahakan anggaran untuk pembangunan jalan menuju lokasi cetak sawah untuk mempermudah para petani agar bisa menjadi ekon desa ini".Kata Wakil Bupati Aloysius,SH.M.Si pada sesi kata sambutannya.

"kerja sama masyarakat dengan TNI dan Pemda akan mengusahakan kesejahteraan untuk para PPL dan pok tani, kita sama-sama berharap semoga cepat terealisasi",Ujar Aloysius.

Acara selanjutnya pemberian bantuan insektisida dari BCW kepada Dandim 1204/sgu, yang kemudian di lanjutkan dari dandim menyerahkanya kepada kelompok tani, semoga bisa di manfaatkan sebagai manamestinya dan bisa membantu para petani.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH. M.si, Dandim 1204/sgu Letkol inf. Hery Purwanto, Kajari Kab. Sekadau Andri irawan, SH. MH, Kadistan kab. sekadau Sandai,M.si, Kabid dinas pertanian kab. sekadau Muslim, Kabag ren polres sekadau kompol yuwono, Pabung sekadau Mayor inf. Budi Sumarjono, seluruh Danramil jajaran kodim 1204/sgu wil kab. sekadau, kasi humas polsek sekadau hilir Bripka payung, Kasat pol pp yapet simon.

Penulis: Ery
Editor: Yakop

Rekomendasi Kami

Ads
Lihat Berita Lainnya