'

Bupati Sekadau Misa Rabu Abu di Gereja Katolik Keluarga Kudus Pontianak. Bupati Sekadau Rupinus, SH. M. Si. Melaksanakan misa Rabu Abu di Gereja Katolik Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak.

Rilis Hartono Humas Pemkab Sekadau,  Laporan Wartawan Sekadau News,  Mussin. 

PONTIANAK,  SEKADAU NEWS - Ditengah kesibukannya melaksanakan tugas kedinasan di Pontianak selama beberapa hari ini, Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si menyempatkan diri mengikuti misa Rabu Abu di Gereja Katolik Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak. Selasa, (13/2/2018).

Dalam Misa tersebut, Bupati Sekadau Rupinus dan umat Katolik menerima abu yang diusapkan di dahi.

Pastor Astanto dalam kotbahnya menyampaikan, masa Pra Paskah diawali dengan Rabu Abu,  dimana di dahi umat akan diberi tanda salib dengan abu. Penandaan dengan abu melambangkan kesediaan untuk diri setiap umat agar dibersihkan dari segala kotoran diri akibat dosa.

“Penandaan dengan abu melambangkan pengakuan diri, bahwa kita begitu kecil, rapuh, lemah,dan  tak berdaya dihadapan Tuhan. Di masa Pra Paskah ini adalah bentuk mempersiapkan diri kita menyambut kebangkitan Tuhan yang membawa kehidupan baru bagi setiap umat,” kata Pastor Astanto

Dikatakannya pula, dengan abu ini kita diajak untuk membersihkan diri, supaya mampu menerima kehadiran Tuhan yang memberi energi hidup. Tidak hanya secara jasmaniah tetapi juga secara rohaniah.

“Abu sebagai bentuk kesiapan kita menerima Tuhan, dan ini terwujud dalam masa pra paskah ini. Rabu Abu adalah hari pertama Masa Prapaskah, yang menandai bahwa, umat katolik memasuki masa tobat selama 40 hari sebelum Paskah ”. ujar Pastor Astanto.

Begitu juga dengan kepala dinas pemuda olahraga kabupaten sekadau, Paulus Misi dihubungi terpisah mengutip dari ungkapan Pastor Felix Supranto, SS.CC dari KAJ mengatakan kalau dengan iman, setitik abu itu dahsyat, mampu membuka pikiran dan menyadarkan jiwa.

"Pikiran dan mata jiwaku terbuka bahwa hidupku di dunia ini akan berakhir. Mari bersama kita bertobat dan kenang nubuat Tuhan kepada kita ". Ujarnya.

Menurutnya pula, seperti kutipan Injil Yohanes 8 : 11 mengatakan Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.

Editor: Yakop