'

KKKKKKKK Kepala Dinas Kesehatan, Keluarga Berencana dan Pengendalian Penduduk, Stefanus Emanuel SKM

SEKADAU HILIR, SEKADAU.COM - Kepala Dinas Kesehatan, Keluarga Berencana dan Pengendalian Penduduk, Stefanus Emanuel SKM langsung merespon kasus DBD di Kabupaten Sekadau.
.
“Tadi pagi saya sudah perintahkan Bidang yang terkait untuk segera melakukan fogging,” ujar Emanuel dihubungi Wartawan via selulernya, tadi malam.

Emanuel menegaskan, fogging akan dilakukan dalam waktu dekat. “Besok atau lusa, tim kita saya minta langsung turun,” tambahnya.

Fogging, kata Emanuel, bukan satu-satunya cara untuk memerangi DBD. Sebab, fogging hanya efektif untuk membunuh nyamuk dewasa. Sedangkan untuk jentik nyamuk, harus dilakukan abatenisasi dan Pemantauan Sanitasi Lingkungan (PSL) yang baik.

“Jadi di sekitar rumah harus bersih. Kita harapkan kepada warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungannya. Jangan biarkan ada wadah yang bisa menampung air sehingga nyamuk berkembang biak,” sarannya.

Terkait korban yang meninggal tersebut, Emanuel mengaku sudah mendapatkan laporan dari bawahannya.

Menurut Emanuel, pasien awalnya masuk hari Senin. Tapi waktu itu, pasien tidak mau diinpus, sehingga pihak keluarga membawanya pulang.

“Tapi hari Kamis dibawa lagi dan langsung dimasukkan ICU. Cuma karena kondisinya cukup parah, langsung diminta untuk dirujuk,” tandas Emanuel.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Kelurga Berencana dan Pengendalian Penduduk Sekadau, hingga kemarin tercatat 133 pasien DBD di Sekadau.

“Dari jumlah itu, satu pasien meninggal atas nama Denish tadi,” ujar Emanuel.

Jumlah pasien DBD tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang tercatat 99 orang dari 133 orang tersebut, pasien terbanyak berada di Kecamatan Belitang. Sementara di Kecamatan Sekadau Hilir, terbanyak berasal dari Desa Sungai Ringin.


Laporan Warta: Ery/As
Editor: Rentha