KPU Sekadau Berikan Pemahaman Pemilu pada Kalangan Pemuda KPU Sekadau Berikan Pemahaman Pemilu pada Kalangan Pemuda.(akh)

SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS – Untuk mensukseskan pemilihan umum (Pemilu), KPU Kabupaten Sekadau gencar memberikan pemahaman kepada masyarakat. Apalagi, 2018 mendatang Kalbar akan menggelar pesta demokrasi, yaitu pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Komisioner KPU Kabupaten Sekadau, Tohidin mengatakan, perlunya memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Salah satu yang dilakukan pihaknya adalah sosialisasi komunitas pencinta pemilu Kabupaten Sekadau yang dilaksanakan di kawasan Pasar Baru, Kota Sekadau, Rabu (27/12).

“Untuk di Kabupaten Sekadau ini pilkada adanya trend penurunan partisipasi pemilih,” ujarnya.

Ia mengatakan, kencenderungan penurunan tersebut disinyalir lantaran pola sosialisasi yang baku. Bahkan minim. Untuk itu, kata Tohidin, untuk sosialisasi tersebut memerlukan inovasi-inovasi tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ada beberapa hal yang menyebabkan sosialisasi kurang efektif. Pada kesempatan ini, kami mendorong pemuda untuk berpartisipasi salah satunya dengan komunitas pecinta pemilu,” ucapnya.

Ketua KPU Kabupaten Sekadau, Gusti Mahmud Buang tak menampik tidak mudah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Untuk itu, kata dia, perlu perjuangan agar mindset tersebut berubah.

“Sehingga masyarakat peduli pemilu. Tahu hak dan kewajibannya, mudah-mudahan ini bisa dilakukan kekomunitas-komunitas lainnya di Kabupaten Sekadau,” katanya singkat.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Sekadau, Nur Soleh mengatakan, untuk mensukseskan pemilu merupakan tugas bersama. Untuk itu, kata dia, perlunya penguatan partisipatif masyarakat dalam memilih.

“Namun perlu upaya pencegahan dan pengawasan pelaggaran dalam pemilu. Tentu itu, perlunya peran serta masyarakat,” tuturnya.

Pihaknya, kata Nur Soleh, telah memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ia mengatakan, pihaknya juga berupaya untuk menekan agar tindak pelanggaran dalam pemilu dapat dilakukan.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam pengawasan partisipatif. Tingkat pelanggaran harus ditekan,” pungkasnya.


Oleh: Akh
Laporan Warta: Ery
Editor: Rentha

Banner ini diiklankan Sekadau.com

Iklan Pemkab HUT RI Ke 73
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'