Berharap Tinggal Bersama, Istrik Ke-2 Dilaporkan Gara-gara ini
BELITANG HILIR, SEKADAU NEWS - Kepala Desa Sungai Ayak Dua melaporkan ke Polsek Belitang Hilir terkait akun facebook yang menuliskan ujaran kebencian melaui via facebook di fanpage Desa Sungai Ayak pada hari Senin, (1/1/2018) lalu. Akun yang menuliskan kalimat tidak pantas itu diketahui milik AT, salah seorang warga desa Sungai Ayak sendiri.

Kapolsek dan PS Kanit Reskrim Polsek Belitang Hilir kemudian mendatangi AT untuk menyelidiki kebenaran kasus tersebut.

Setelah dikonfirmasi, AT mengatakan bahwa akun facebooknya sudah tidak aktif sehari sebelum ujaran kebencian tersebut ditulis. Dari keterangan AT, akun tersebut digunakan oleh AL yang merupakan istri kedua dari AT.

Aparat kemudian mengamankan AL dari kostnya di Sekadau dan membawanya ke Mapolsek Belitang Hilir agar terhindar dari incaran massa. (02/01/2018)

"Setelah kami lakukan interogasi terhadap saudari AL ini dia mengakui bahwa memang dirinya lah yang menuliskan ujaran kebencian tersebut menggunakan akun suaminya yakni saudara AT dengan maksud supaya AT ini diusir dari desa Sungai Ayak dan kembali tinggal bersama saudari AL," ungkap Kapolsek Belitang Hilir Ipda Dimas Yusuf menuturkan kebenaran kasus tersebut.

Dengan dibantu oleh pihak kepolisian, AT dan AL kemudian dipertemukan dengan perangkat desa Sungai Ayak dua untuk melakukan mediasi. (04/01/2018)

Kedua belah pihak kemudian sepakat untuk menempuh jalur damai dan menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan dengan konsekuensi bahwa AL bersedia menuliskan permohonan maaf secara tertulis dan dibacakan dihadapan seluruh warga desa Sungai Ayak serta dikenakan sanksi hukum adat setempat.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi S.Ik berpesan untuk mengambil pelajaran dari kasus tersebut. (05/01/2018)

"Jangan hanya karena kepentingan pribadi tapi sampai merugikan diri sendiri dan orang lain, bijak dan dewasalah dalam menggunakan media sosial," pesannya.

Kapolres juga mengapresiasi kinerja Polsek Belitang Hilir yang sigap menyelesaikan kasus tersebut serta dapat meredam amarah masyarakat.

"Bersyukur pihaknya dapat menyelesaikannya melalui mediasi karena jika tidak dikawatirkan akan berujung ke tindakan SARA," terang Kapolres.


Oleh: Humas Polres Sekadau
Laporan Warta: Ery
Editor: Yakop
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'