SEKADAU HILIR,  SEKADAU NEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau telah dilantik oleh Bupati Sekadau, Rupinus, hari Kamis, 4 Januari 2018, di aula serbaguna kantor Bupati Sekadau.

Hari ini Zakaria Umar resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau definitif, menggantikan Yohanes Jhon yang pensiun awal tahun 2017 lalu. Paska pensiunnya Yohanes Jhon, kekosongan jabatan Sekda diisi oleh dua orang penjabat Sekda sementara, masing-masing Adrianto Gondokusumo yang sekarang juga sudah pensiun dan H Abdul Gani.

Bupati Sekadau, Rupinus usai melantik Zakaria mengatakan, proses seleksi jabatan Sekda memang cukup panjang.

"Ada 5 orang terbaik yang melamar, semuanya baik. Tapi tidak mungkin lima-limanya jadi Sekda. Semua proses seleksi kita percayakan kepada tim panitia seleksi, kami tidak ada intervensi. Bahkan ada tim pansel yang saya tidak kenal, supaya menjaga netralitas," kata Rupinus.

Setelah melewati serangkaian seleksi oleh tim pansel, jumlah pelamar mengerucut menjadi 3 orang. Mereka masing-masing Sandae (Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau), Mohamad Isa (Kepala Bappeda Kabupaten Sekadau), dan Zakaria Umar yang sekarang menjabat Sekda.

Rupinus menuturkan, Bupati diberi kewenangan untuk menunjuk satu dari tiga orang tersebut untuk menduduki jabatan Sekda. Ada banyak aspek pertimbangan yang diambil sebelum menentukan pilihan.

"Koordinasi dengan komisi aparatur negara, dengan Gubernur juga diberi rekomendasi. Saya diberi kesempatan memutuskan satu dari tiga nama. Ada aspek tertentu misalnya kompetensi, integritas, pengalaman dan terutama usia. Karena pak Zakaria ini lahir tahun 1960, beberapa tahun lagi sudah pensiun. Sementara pak Sandae dan pak Isa lahir tahun 1967, masih banyak waktu. Faktor usia ini salah satu pertimbangan yang cukup berpengaruh," beber Rupinus.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, khususnya pansel yang sudah melaksanakan fungsinya dengan baik.

"Saya yakin dan percaya pak Zakaria mampu menjalankan amanah ini dengan baik," ucap Rupinus.

Asisten I Pemprov Kalbar, Alexander Rombonang yang membacakan sambutan gubernur Kalbar mengatakan, tugas Sekda diantaranya melaksanakan konsolidasi birokrasi, utamanya tugas penyelenggaraan mesin birokrasi guna mewujudkan visi misi kepala daerah.

"Sekarang tugas semakin kompleks, perlu cermat, cepat, akurat dan inovatif," kata Alexander.

Dinamika birokrasi, lanjut Alex, berubah dengan cepat. Penyelenggaraan pembangunan tidak bisa lagi menggunakan gaya konvensional, misalnua cenderung menunggu dan reaktif jika sudah ada masalah.

"Karena itu, prinsip kecepatan kerja, kerjasama tim, konsistensi dan kesinambungan jadi acuan demi efektivitas tugas dan fungsi," pungkasnya.


Laporan warta: Mus
Editor: Yakop

Gambar dibawah ini diiklankan oleh CV.Sekadau.com

banner gawai dayak sekadau

 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'