Ekpedisi Si Bolang dari Sekadau, Menjelajah Bumi Borneo Herry Ceplho si Bolang (Bocah Bolek Pulang).

WISATA, SEKADAU NEWS - Herry Ceplho, salah satu pemuda dari sekadau sedang melakukan ekspedisi menjelajah bumi Borneo, tujuannya adalah untuk  mengeksplorasi keindahan alam pada setiap daerah yang ada dibumi Kalimantan yang jarang terekspos dan berpotensi dikembangkan menjadi daerah wisata.

Pemuda yang memiliki hobby Traveling ini menjuluki dirinya dengan nama si Bolang (Bocah Bolek Pulang), dalam bahasa Indonesia artinya "Anak yang tak ingin pulang".

Dia menjelaskan, arti si Bolang yang dia sematkan pada dirinya adalah terinspirasi pada salah satu acara di stasius Televisi Swasta, selaras dengan hobbinya tersebut sehingga dia merasa tak ingin pulang dulu sebelum tempat-tempat yang belum dia kunjungi bisa dia jelajahi.
Foto Air Terjun Terinting

Kali ini lokasi ekspedisi yang dia pilih adalah Air Terjun Terinting. Air terjun tersebut berada di Desa Jambu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Ngabang, Kalimantan Barat.

Air terjun ini diperkirakan memiliki ketinggian kurang lebih 100 meter, jika dilihat dari bawah pesona alam yang satu ini seakan memiliki tujuh tingkatan ditambah dengan posisi batu-batu yang tersusun rapi seakan membius mata yang melihat dan bersyukur kepada sang Pencipta yang yang telah menciptakan karya alam seindah ini.

Penjelajahan si Bolang dimulai dari Kota Sekadau menuju Kota Ngabang pada hari Jum'at 18 Januari 2018, Pukul 09.00 wib tiba di Kota Ngabang sekitar Pukul 15.00 wib. Sesampainya di Kota Ngabang dia langsung melewati wilayah Serimbu dan menuju Desa Jambu tempat lokasi tersebut.

Sebelum mendaki, si Bolang beristirahat sejenak sekalian tak lupa izin terlebih dahulu kepada Kepala Desa Jambu dan masyarakat setempat serta menjelaskan tujuan ekspedisinya tersebut agar tak mendapat kendala dalam penjelajahannya.

Setelah istirahat dirasa cukup dan izin pun sudah didapat, tepat pada pukul 18.00 wib perjalanan ke lokasi pun dilanjutkan. Tidak mudah untuk sampai ketempat tujuan, begitu banyak rintangan yang dilalui karena medan tempuh berupa bebukitan terjal dengan kemiringan kurang lebih 30-40 derajat.

Sungguh perjalanan yang melelahkan karena butuh waktu belasan jam untuk bisa sampai ketempat tujuan, akhirnya Sabtu 19 Januari 2018 sekitar pukul 11 siang sampai juga ketempat yang dituju, rasa lelah pun seakan hilang karena terbius akan keindahan alam yang begitu memukau, riam-riam air terjun, Sunset, Sunrise dan hutan belantara yang masih asri terlihat menghampar luas terlihat dari ketinggian serta kayu Belian/kayu besi yang hampir punah pun masih banyak dijumpai.


Foto Air Terjun Terinting

Setelah ekspedisinya dirasa cukup, Minggu 20 Januari 2018 si Bolang pun memutuskan untuk pulang dan mulai mencari referensi tempat mana lagi yang akan dia kunjungi nanti dan tak lupa dia mengabadikan hasil eksplorasinya melalui jebretan kamera ponsel pribadinya yang seakan menjadi saksi dari perjalanan yang sangat melelahkan.


Oleh: Herry Ceplho
Editor: Hariza
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'