Bencana Alam, Sungai Sekadau Tercemar Lumpur

Foto Sungai Sekadau tepat di Jembatan Penanjung, Desa Mungguk Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat, Senin (16/4/2018).


Laporan Wartawan Sekadau News, Joy

SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS - Air sungai Sekadau tercemar lumpur, Beberapa warga Sekadau  khususnya yang tinggal di pesisiran Sungai Sekadau kian ngeluh, pasalnya keruhnya air sungai mulai mengancam keselamatan ternak ikan warga yang berada di bawah jembatan penyebrangan Sungai Sekadau.

"Kita takut jika air teruh keruh seperti saat ini bisa mengibatkan kematian ikan peliharaan dalam keramba ". Ujar salahsatu warga Penanjung, Atan pada wartawan kemarin, Senin (16/4/2018).

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan  masih ada warga yang pesisir sungai yang masih menggunakan air sungai sebagai mandi dan mencuci.

"Dengan kondisi air sungai seperti ini warga terpaksa mencari air artanatif lainnya seperti kolam dan sumur untuk keperluan rumah tangga lainnya,  padahal dulu bersih, kita jadi enak mandi mencuci di sungai". Ucapnya.

Untuk itu ia minta dinas terkait, pihak berwajib agar segera menyelidiki, menyisir hulu sungai Sekadau untuk mencari apa penyebab air jadi keruh seperti saat ini.

"Sebab jika di biarkan dikewatirkan bisa mengancam keselamatan ikan peliharaan dan manusia yang masih menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari hari". Ulasnya lagi.

Dikonfirmasikan melalui via handphone, Agustami Kepala Desa Mungguk Sekadau membenarkan hampir sepekan ini air sungai sekadau keruh.

"Mingkin akibat curah hujan tinggi di hulu sungai dari kecamatan  Mahap bisa saja menjadi salah satu penyebab keruhnya air sungai sekadau sampai ke sekadau ini". Ujarnya.

Kades juga memastikan tidak ada aktivitas warga yang menyebabkan air keruh.

"Saya yakin ini murni bencana alam, kuatnya hujan di hulu sungai mengakibatkan air lumpur turun ke sungai Sekadau". Ucapnya.

Editor: Yakop
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
Ikuti Kami Facebook Twiter Google Linkedin
'
close