Jika Sam ALiano Terpilih Jadi Presiden, Janjinya Lunasi Utang Indonesia dan Gratiskan Biaya Umrah

Ketua Umum DPP Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano ditemui di Gedung Smako, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2017).

JAKARTA, SEKADAU NEWS - Sejumlah sudut jalan ibu kota terpampang Baliho berulisan "Calon Presiden 2019" bergambar foto Sam Aliano, yang sempat ramai dibincangkan warganet.

Dilansir Tribunnews.com (18/4/2018), Sam Aliano juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Pengusaha Indonesia Muda membenarkan keinginan maju sebagai calon presiden di pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Namun, ia sampai saat ini belum memastikan apakah ada partai politik yang mengusungnya.

"Saya mau menjadi Presiden," ujar Sam Aliano, saat dikonfirmasi, Rabu (18/4/2018).

Ia menegaskan, tujuan maju sebagai capres untuk membuat Indonesia bebas utang, bebas korupsi, rakyat sejahtera, sehingga dapat mewujudkan Indonesia jaya.

Untuk itu, dia meminta restu rakyat Indonesia agar keinginan tercapai. Apabila terpilih, salah satu janjinya, melunasi utang Indonesia serta menggratiskan biaya umrah kepada masyarakat yang memilih.

"Janji saya menghapus utang Indonesia. Termasuk menggratiskan umrah untuk seluruh warga Indonesia yang memilih saya," terangnya.

Sebelumnya, jelang pemilihan presiden (pilpres) 2019, mulai bermunculan figur-figur calon presiden-calon wakil presiden. Diantaranya ada yang memasang baliho di pinggir jalan.

Belakangan, muncul figur pria di sebuah baliho, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018) pagi. Tepatnya, di sisi jalan dari arah Ragunan menuju Kuningan.


Baliho memperlihatkan foto seorang pria berjas hitam lengkap dengan peci. Di foto berlatar belakang merah putih, terdapat tulisan Sam Aliano yang merepresentasikan nama dari figur itu.

Tetapi, tidak ada tulisan partai politik yang mengusung. Di bawah nama figur, tertulis "Calon Presiden 2019" berikut beberapa tagline sekaligus visi misi. Pesan itu disinyalir sebagai janji kampanye jika terpilih sebagai Presiden.

Selain di Jalan Warung Jati Barat, baliho serupa juga terdapat di persimpangan Patung Dirgantara alias Tugu Pancoran dan simpang tiga Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Mengenai pemasangan baliho tersebut, Komisioner KPU RI, Viryan, mengatakan penampilan figur Sam Aliano yang dipasang di baliho hanya sebatas mengklaim sebagai calon presiden.

"Apakah partai sudah mendaftarkan calon presiden? Maka pertanyaannya apakah sudah ada calon presiden atau wakil presiden," tutur Viryan, ditemui di kantor KPU RI, Selasa (17/4/2018).

Dia menyerahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindaklanjuti temuan itu. Sebab, dia menilai, baliho itu belum masuk dalam kaitan dengan alat peraga kampanye karena calon presiden-wakil presiden belum ada.

"Itu pemda, terkait regulasi di pemda pemasangan reklame. Tidak ada pengaturan untuk itu. Itu lebih yang tepat terkait pengaturan di dinas pemda provinsi DKI. Kalau terkait partai itu masuk kampanye pemilu," tambahnya.

Oleh: Er/GL
Editor: Yakop
Sumber: Tribunnews
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'