Festival Budaya Kapuas Hulu 2018 Pekan Ke-9
Uncak.com/Noto

Tarian Dayak Kapuas Hulu


KAPUAS HULU, SEKADAU NEWS - Mewakili Kapolres Kapuas Hulu, Broto Sutopo mengucapkan selamat datang kepada para tamu undangan yang telah hadir.

Khususnya kepada Muspika terutama Kapolsek Seberuang dan Semitau selaku peserta yang terus membawa tim.

Tim tersebut ikut dalam Festival Budaya Kapuas Hulu 2018 pekan ke-9.

Festival itu dibuka Kabag Ren Polres Kapuas Hulu Kompol Broto Sutopo, bertempat di Tribun Promoter Polres Kapuas Hulu, Sabtu (21/4/2018) malam.

Festival budaya ini untuk mengembangkan dan  meningkatkan budaya-budaya yang ada di Kapuas Hulu.

"Agar budaya kita terus dieksplore." ujarnya.

Broto Sutopo menyebutkan, festival budaya itu adalah sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan masyarakat yang ada di Kapuas Hulu.

Dimana sebagai wujud untuk melestarikan budaya yang mulai sirna oleh perkembangan zaman dan teknologi yang ada.

Sehingga generasi muda tidak terpengaruh dengan teknologi yang saat ini semakin tambah pesat.

"Para generasi muda jangan mudah melupakan budayanya," pintanya.

Dalam gelar budaya itu, Kecamatan Seberuang menampilkan tarian "Perkelahian 3 (tiga) Saudara Memperebutkan Dayang Kumang".

Tarian itu menceritakan tentang perkelahian antara tiga saudara yakni Bantan, Unang, dan Babar.

Dikerenakan memperebutkan satu diantara tujuh Dayang yaitu Dayang Kumang.

Sedangkan Kecamatan Semitau menampilkan tarian "Ngundas Padi".

Tarian itu menceritakan tentang para wanita Dayak, khususnya Dayak suku Suaid.

Dalam tarian itu, para wanita Dayak suku Suaid memisahkan buah padi dari batangnya, dengan cara diinjak menggunakan kaki (diundas).

Penulis: er/noto
Editor: yakop
Sumber: uncak.com


Gambar dibawah ini diiklankan oleh CV.Sekadau.com

banner gawai dayak sekadau

 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'