oleh

Tak “LAYAK”, Pembalap MotoGP Was-Was dengan Trek Austin

Pembalap MotoGP Was-Was dengan Trek Austin

MotoGP Amerika, Circuit of the Americas

OLAHRAGA, SEKADAU NEWS – Sebagian para pembalap MotoGP sedikit merasa was-was dengan kondisi Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas yang menjadi venue MotoGP Amerika akhir pekan ini.

Dilansir dari Gridoto.com (19/4/2018), Salah satu dari sekian banyak para pembalap MotoGP yang menunjukkan kecemasannya yaitu Pembalap Pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso.

Menurutnya, ada hal yang cukup mengganggu Desmodovi tentang kondisi sirkuit di Austin ini.

Pembalap MotoGP Was-Was dengan Trek Austin

MotoGP Amerika, Circuit of the Americas

“Kami harus memperhatikan kondisi lintasan karena tahun lalu ada begitu banyak gundukan,” kata Dovizioso.

Masalah itu bahkan juga dikeluhkan oleh rajanya Austin, Marc Marquez.

Meski selalu menang di COTA, Marc Marquez tidak menampik bahwa kondisi trek yang bergelombang cukup membahayakan.

Musim lalu, banyak pembalap juga mengkritik trek ini.

Dilansir dari MCN, Dani Pedrosa mengatakan bahwa permukaan aspalnya seperti balapan Supercross.

Bahkan Pedrosa sempat mengatakan bahwa tidak mau turun ke trek jika kondisinya seperti itu.

COTA memang dibangun di atas wilayah yang unik.

Penduduk sekitar mengenal wilayah tersebut dengan black gumbo.

Sejak diresmikan di 2012, ada penurunan permukaan di beberapa bagian trek.

Jadi jalan aspal di sekitar COTA mengalami masalah yang sama dan cukup membuat pemerintah setempat kerepotan.

Very noticible where they’ve planed down the @COTA track – there’s a bizarre cut pattern on it that make life interesting! pic.twitter.com/rMnbuY2gW9

— Simon Patterson (@denkmit) April 18, 2018

Kabar baiknya, pengurus sirkuit sudah melakukan perbaikan dalam beberapa minggu terakhir untuk mengatasi turunnya permukaan tanah.

Efek permukaan tanah seperti ini bikin aspalnya semakin abrasif alias semakin mudah menghabiskan ban.

Oleh: Er/Alif
Editor: Yakop
Sumber: Motorcyclenews.com/Gridoto.com

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *