IWAS Dan IWO Lapor Polisi
Sekadau News/Mussin

Ketua IWO Sekadau Antonius Sutarjo dan Ketua IWAS Stepanus Rentha (Joy).


Laporan Wartawan Sekadau News, Mussin

SEKADAU HILIR, SEKADAU NEWS -  Wartawan tidak dipersilahkan meliput kegiatan Rapat penelitian tanah untuk Hak Guna Usaha PT. Agro Anugerah Lestari (ALL) di aula Hotel Pondok Indah pada (17/5/2018).

Sehingga, sejumlah wartawan bersama Ikatan Wartawan Kabupaten Sekadau (IWAS) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sekadau mengadu kepada pihak Mapolres Sekadau, Jumat (18/5/2018) terkait dengan Humas PT.ALL melarang wartawan untuk meliput rapat tersebut.

Sebab, menghadang awak media pers oleh pihak perusahaan diangap telah melanggar UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers, pasal 3 dan 4.

Sementara, Ketua IWAS kabupaten Sekadau Stepanus Renta (Joy) mengatakan bahwa pihak perusahaan di anggap sudah berusaha menghalang-halangi tugas jurnalis.

Padahal di situ ada Bupati sebagai kepala daerah dan kepala OPD lainnya, kepala BPN Sanggau dan BPN Sekadau serta unsur Forkompimca dan kepala desa diwilayah kerja PT AAL.

"Lalu kenapa wartawan tidak boleh masuk," ujar Joy, Jumat (18/5/18).

Menurut Joy, dizaman sekarang tidak ada lagi yang boleh di rahasiakan, karna zaman sekarang semua harus terbuka dan masyarakat wajib tahu.

Apalagi kalau itu hanya penelitian tanah untuk HGU perusahaan.

Tidak mungkin ada rahasia dalam penelitiannya, kecuali ada indikasi perusahaan ingin menbohongi masyarakat disana.

"Kalau masih ada yang hendak di rahasiakan, itu berarti sudah ada pelanggaran UU Kertebukaan Informasi Publik (KIP) yang dilakukan oleh perusahaan,"kata Joy.

Joy berharap pihak kepolisian segera menindak tegas pelaku penghalang tugas jurnalis.

Karna, upaya penghalangan peliputan merupakan pelanggaran UU dan pelecehan terhadap petugas Jurnalis.

"Kita minta pihak kepolisian segera menindak tegas pelaku yang berusaha Menghalang-halangi tugas mulia wartawan dan wartawati,"tegas Joy.

Hal yang sama juga di kata oleh Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) kabupaten Sekadau Antonius Sutarjo.

Ia meminta aparat tidak menunda-nunda pemeriksaan kasus ini.

Karna, menghalang-halangi tugas wartawan adalah pelanggaran berat.

Sebab, mereka sudah berusaha menutupi informasi yang seharusnya diketahui oleh publik.

Kita mau tahu apa yang menjadi rahasia perusahaan bersama pemerintah daerah dan unsur lainya dari masyarakat Sekadau.

Kalau,memang itu urusan HGU perusahaan, maka bukanlah hal yang patut di rahasiakan dari publik.

"Sehingga mereka sampai mengusir para wartawan yang hendak meliput kegiatan rapat dengan unsur Forkompimda dan Forkompinca sekadau tersebut," kata Tarjo sapaan akrabnya.

Kita tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi, karena menurut Tarjo pekerjaan wartawan adalah pekerja mulia.

Yang, mana pekerjaan wartawan dalam tugasnya menyampaikan fakta dan berita yang benar kepada publik.

"Jadi, apapun resikonya wartawan dalam tugasnya tetap di lindungi oleh UU," pungkasnya.

Oleh: Mussin
Editor: Yakop

Gambar dibawah ini diiklankan oleh CV.Sekadau.com

Banner ucapan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H Tahun 2018 Banner ucapan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H Tahun 2018 Banner ucapan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H Tahun 2018 Banner ucapan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H Tahun 2018
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'