Sekadau Hilir, Sekadau.com - Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu yang dilakukan PDAM Sirin Meragun. PDAM Sirin Meragun menggelar pelatihan service excelentuntuk meningkatkan kompetensi pelayanan kepada karyawannya, yang digelar di Mess Pemda, Jl. Merdeka Barat Jumat (10/8).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria menuturkan, pemda memiliki sangat besar dalam mensejahterakan masyarakat. Pemda berupaya maksimal dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“PDAM sudah memberikan pelayanan baik kepada masyarakat. Meski harus disadari masih ada kekurangan tapi perlu dibenahi bersama,” ujarnya.

Zakaria berharap semua pelayanan, baik itu pelayanan dasar, administrasi, perizinan dan kemasyarakatan yaitu tersedianya air bersih harus diberikan secara prima. Ia menilai, PDAM Sirin Meragun cepat tanggap dengan memberikan informasi bila air tidak mengalir.

“Kinerja PDAM Sirin Meragun cukup sehat, walaupun baru 4 tahun. Dengan keadaan yang cukup baik, tapi perlu ditingkatkan lagi kedepan,” ucapnya.

Peningkatan tersebut, salah satunya memperluas jangkauan pelayanan hingga ke bagian utara wilayah Kabupaten Sekadau. Sehingga, masyarakat Sekadau dapat menikmati air bersih.

“Saya berpesan mari kita kerja bagus. Bagaimana kita menyehatkan PDAM ini. Kalau kita kerja keras bagaimana PDAN sehat. Kedua, kerja harus cerdas. Tidak kalah penting adalah harus ikhlas. Kerja juga harus tuntas,” pesannya.

Sementara itu, Direktur PDAM Sirin Meragun, Yok Kelak mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting. Mengingat, PDAM Sirin Meragun memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Tahu n ini kami mencoba karyawaan di PDAM bisa mengikuti pelatihan. Kami datangkan narasumbernya,” ungkapnya.

Yok mengatakan mindset perlu diubah. Apalagi, hal itu merupakan tuntutan zaman. Menurutnya, service excelent di Indonesia yang pelayanannya terbaik adalah hotel.

“Mimpi kami kedepan pola tersebut sedikit bisa diadopsi. Karena ini tuntutan zaman. Kalau mau maju harus seperti itu. Jumlah karyawaan ada 30 terdiri dari 4 unit pelayanan,” kata dia.

Ia berharap, pelatihan yang digelar 10 dan 11 agustus itu dapat merubah pola pikir dalam melayani pelanggan. Pihaknya, kata Yok, memiliki 10 prinsip pelanggan yang terapkan. Secara bertahap, 10 prinsip tersebut akan diterapkan standarisasinya.

“PDAM ibaratnya perahu yang dikayuh bersama-sama. Kalau tidak bekerja dengan baik tentu akan berdampak kepada semua. Kita adalah bagian dari pemda yang ditugaskan untuk melayan air minum kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Oleh: Mussin
Editor: Yakop
Sumber: Pontianak.Tribunnews

Banner ini diiklankan Sekadau.com

Iklan Pemkab HUT RI Ke 73
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'