PERISTIWA, SEKADAU.COM - Heboh, seorang pria ditemukan tak bernyawa oleh warga Desa Setuntung kecamatan Belitang di salahsatu area perkebunan sawit, senin (26/11/2018).

Dilansir dari berita pontianak Tribunnews, Kapolsek Belitang IPDA Agus DJ membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, sesosok mayat tersebut ditemukan warga di sebuah rawa yang ada di area perkebunan sawit, tepatnya di SP 12B Keladan Dusun Setuntung Desa Setuntung Kecamatan Belitang.

"Kita mendapat laporan dari warga bahwa ada penemuan mayat di sebuah rawa di area perkebunan sawit. Setelah itu anggota langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran, dan ternyata benar ada sesosok mayat laki-laki yang ditemukan warga," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun.

Ia melanjutkan, mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Karim (61) yang merupakan warga RT 016 RW 09 Desa Setuntung Kecamatan Belitang.

Mayat Karim ditemukan warga dalam kondisi sudah kaku.

Agus juga menjelaskan kronologi penemuan mayat korban berawal saat keluarga korban mencari korban yang sudah tidak pulang dari Minggu (25/11/2018) kemarin.

Pihak keluarga lantas memberitahu kepada warga sekitar dan meminta bantuan untuk mencari keberadaan korban.

Pihak keluarga bersama warga kemudian mencari korban di daerah hutan dan areal perkebunan di sekitar tempat nya karena korban tidak memiliki kendaraan.

Sekitar pukul 07:00 WIB pada Senin (26/11) Amir satu diantara keluarga korban bersama Paulus dan Yeshkel yang merupakan warga sekitar menemukan korban berada di pinggir rawa area perkebunan kelapa sawit, tepatnya di SP 12B Dusun Setuntung Desa Setuntung Kecamatan Belitang.

Mayat korban ditemukan dengan posisi terlentang, dan dengan tangan menempel di dada serta dalam sebagian badannya terendam genangan air di karenakan tadi malam wilayah tersebut terkena hujan dalam keadaan telah meninggal dunia.

"Setelah menemukan korban warga dan keluarga korban langsung membawa korban pulang dan di mandi kan serta akan langsung di kebumikan," terang Agus.

Dari penemuan mayat korban, didapati beberapa fakta diantaranya, korban mempunyai riwayat penyakit darah tinggi.

Saat meninggalkan rumah, korban diketahui pergi hendak memasang pukat atau jaring ikan di wilayah tersebut namun korban belum sempat memasang jaring tersebut.

Keluarga korban juga menerima kematian korban dan akan langsung di kebumikan. Korban pernah menikah selama 1 tahun, dan tidak memiliki anak namun telah bercerai 20 tahun yang lalu dan korban tidak menikah lagi. Korban tinggal bersama adiknya bernama Tina.

Editor: Yakop
Sumber: Pontianak Tribunnews

Gambar ini diiklankan oleh Sekadau.com

iklan kpu
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'