SEKADAU HILIR, SEKADAUNEWS - Banyaknya pasangan nikah siri atau nikah di bawah tangan masih banyak ditemukan di daerah Kabupaten Sekadau.

Pada dasarnya, nikah siri di mata agama merupakan sesuatu yang sah tetapi belum mempunyai dasar hukum sehingga pasangan yang menikah siri tidak mendapat surat nikah seperti pasangan yang menikah secara resmi.

Ketika ditemui di acara Sidang Itsbat di Desa Merapi, Kecamatan Sekadau Hilir, Pemkab Kabupaten Sekadau yang diwakili oleh Asisten 3, Sapto Utomo memberikan pendangannya tentang Itsbat, Selasa (27/11/18)

"Sidang Itsbat merupakan penetapan pernikahan untuk pasangan suami istri yang melakukan pernikahan secara siri", ujar Sapto.

Setelah mengikuti sidang itsbat, pasangan akan diberikan akte nikah.

"Sidang itsbat membantu pasangan untuk mendapat akte nikah yang berlandaskan hukum karena kepemilikan akte nikah ini dapat dipergunakan untuk urusan birokrasi", lanjutnya.

Itsbat Akte Nikah di Desa Merapi ini pertama kalinya dilakukan di Kabupaten Sekadau.

"Kami berharap inovasi ini dapat dilakukan juga di Desa atau Kecamatan lain", ucapnya.

Dikatakan Sapto, Pemerintah memerlukan data yang akurat untuk agar dapat menggelar Sidang Itsbat di kemudian hari.

"Yang kita perlukan adalah berapa jumlah pasangan  yang belum mendapatkan surat akte nikah. Untuk kedepannya kami akan support untuk dapat mendapatkan datanya agar dapat melakukan itsbat", pungkasnya

Oleh: Mussin
Editor: Yakop

Gambar ini diiklankan oleh Sekadau.com

iklan kpu
 
Redaksi Tentang kami Kontak Beriklan
'