oleh

Desa Tekalong Rupanya Penyuplai Durian Terbanyak di Kapuas Hulu Miliki Pemandangan Yang Indah

Kapuas Hulu, Sekadau.com – Desa Tekalong, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, merupakan sebuah Desa yang berpenduduk mayoritas suku dayak Suruk (Su’uk) dengan berpenghasilan tani, baik petani padi, maupun karet.

Selain itu, Desa Tekalong juga terkenal dengan salah satu penghasil buah durian terbesar di Kapuas Hulu.

Dikutip Sekadau.com dari Uncak.com, hasil durian tersebut datangnya dari kebun tanaman warga setempat dan peninggalan orang tua turun temurun yang menjadi hak milik warga secara bersama-sama dalam satu desa itu.

Namun, ada pula sisi lain yang cukup menarik perhatian media ini ketika mengunjungi Desa tersebut.

Dimana ada spot (titik) yang menjadi tempat paling cocok untuk bersantai karena memiliki pemandangan yang sangat indah.

Titik itu terbukti sangat menarik sehingga menyedot perhatian sejumlah pengunjung untuk datang ke tempat tersebut dengan tujuan untuk bersantai menikmati pemandangan indah.

Indahnya pemandangan, membuat sejumlah pengunjung mengabadikan momentum tersebut dengan berselfie ria bersama teman-temannya.

Para pengunjung didominasi oleh kalangan muda-mudi yang berasal dari sekitaran Kecamatan Mentebah dari berbagai desa, seperti desa Kepala Gurung, Sungai Tekuyung, Nanga Mentebah dan lain-lain.

Agus (24), salah seorang pengunjung, warga desa Nanga Mentebah, mengatakan, hampir setiap minggu bersantai ke tempat tersebut.

“Saya senang bersantai di sini, sebab pemandangannya sangat indah,” ujarnya, Minggu (30/12/2018) sore.

Sementara itu, Fransiska (16), yang juga seorang pengunjung, warga Sungai Tekuyung, merasa sangat terhibur dengan pemandangan alami yang ada di sekitaran tempat itu.

“Saya senang santai du sini. Oleh sebab itu, hampir setiap hari libur, saya datang ke sini,” singkatnya.

Bagaimana tidak, hamparan padi yang luas di sawah dengan dihiasi pepohonan, bukit dan gunung, serta jembatan kayu yang tertata rapi di sekelilingnya,

itu membuat mata kita dimanjakan, sehingga selalu ingin datang ke tempat tersebut untuk berselfie ria.

Sb: uncak.com/noto

Komentar

Tinggalkan Balasan