oleh

Apple dan Qualcomm Bertikai Hanya Gara-Gara Software ?

Pertikaian antara Apple dan Qualcomm berawal dari penolakan pemberian akses ke software oleh Qualcomm.

Hal itu karena Qualcomm menilai bahwa software tersebut bisa memberikan Apple akses untuk memodifikasi chip modem, seperti yang dijual Qualcomm ke Apple.

Menurut COO Apple Jeff Williams , Apple akan melindungi Qualcomm dengan melarang para insinyurnya untuk mengakses software tersebut.

Melalui sebuah email, ia mengatakan bahwa sulit bagi Apple untuk mencari skenario yang menguntungkan jika Apple membocorkan kode software tersebut. Akibat pertikaian tersebut, Williams menilai pesanan chip modem Apple ke Qualcomm senilai USD 2 miliar pun menjadi terhambat.

CEO Qualcomm kabarnya pernah setuju memberikan penawaran kepada Apple soal akses ke software tersebut dengan persyaratan bahwa Apple harus menggunakan modem Qualcomm di 50 % iPhone keluaran 2018-2019.

Tawaran tersebut kemudian ditolak oleh Apple dan mereka lebih memilih untuk menggunakan chip modem bikinan Intel untuk iPhone edisi 2018, dan bisa saja Apple terus menggunakan chip modem Intel untuk edisi berikutnya.

Meskipun hubungan mereka nampak memanas, tetapi Apple masih mengakui kejeniusan Qualcomm dalam memproduksi chip modem. Apple merasa bahwa Qualcomm adalah produsen modem yang mampu memenuhi standar produk Apple.

Tetapi, sepertinya saat ini Apple masih belum akan menggunakan produk Qualcomm lagi.

Kemungkinan, Apple harus mempertimbangkan untuk memakai modem besutan Samsung atau Mediatek untuk perangkat berteknologi 5G. Beberapa provider sudah akan merilis layanan 5G dengan menggandeng beberapa vendor smartphone android.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan