oleh

Dugaan Pentol Bakso Ada Tikus, Kapolres Sanggau Minta Masyarakat Daranante Agar Tidak Heboh

SANGGAU, Sekadaucom – Omset penjualan dari pedagang pentol bakso kuah lainya turut menurun.

Pasalnya, terkait isu yang beredar di kalangan masyarakat mengenai pentol bakso kuah yang diduga terbuat dari bahan yang tidak layak untuk di komsumsi oleh masayarakat masih marak.

Dilansir Sekadaucom dari Detiksatu.com, di temui wartawan (9/1/2019), WR pemilik pentol kuah bakso tersebut turut menjelaskan bahwa panci yang berisi cabe yang sudah di giling dan berada di atas kompor dikarenakan lupa menutup tanpa disengaja.

“Panci yang berisi cabe yang sudah di giling dan berada di atas kompor dikarenakan saya lupa menutup tanpa disengaja kemungkinan ada cicak yang terjatuh masuk kedalam panci” ujar WR.

Dirinya juga turut menjelaskan bahwa kejadian ekor cicak itu sebenarnya yang berada dalam botol cabe saat mencurahkan cabe ke kuah itu langsung masuk ke kuah dan bercampur dengan bakso.

Disamping itu Warto abg kandung dari WR menepis bahwa kejadian tersebut tidak ada unsur kesegajaan, menurutnya hal itu tidaklah mungkin terjadi.

“Sebenarnya kejadian itu tidak sengaja, kalau bakso cicak di campur Tikus itu tidak mungkin dan tidak masuk akal karena mau menangkap cicak saja sulit apalagi tikus lebih susah dan tiap hari harus dibikin gilingan bakso harus membutuhkan berapa banyak binatang tersebut” Ujarnya.

Disamping itu di tempat yang terpisah saat wartawan mengkomfirmasi kepada Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi di Mapolres Sanggau menyampaikan, bahwa dengan adanya kejadian yang cukup menghebohkan warga kabupaten sanggau yang diduga adanya seperti ekor tikus dan cicak di dalam pentol bakso kuah,

Sehingga pihaknya mengambil langkah – langkah serta mengamankan barang bukti.

Kami telah melakukan pemeriksaan dan juga meminta keterangan saksi ahli.

Dari keterangan ini kami akan menindaklanjuti ke BPOM untuk mengecek kandungan yang ada di dalam bakso apakah mengandung cicak atau tidak.

“Nah, ini nanti ahli yang akan menyampaikan,” tutur Kapolres sanggau AKBP Imam Riyadi.

Dari kejadian tersebut Kapolres mengimbau kepada masyarakat Sanggau tidak perlu khawatir.

Jangan menggeneralisasikan pedagang bakso yang ada di Sanggau ini terkontaminasi hewan cicak atau tidak.

“Nah inilah upaya kami menetralisir dan meluruskan informasi biar masyarakat tidak heboh dan masyarakat bisa tenang juga,” Tutup Pria denga melati dua di pundaknya ini.(er)

Sb: Detiksatu.com/Kornelis

Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca juga