oleh

Greenland Mencair Lebih Cepat, Seburuk Apakah Dampaknya ?

 Greenland dikabarkan mengalami proses pencairan 4 kali lebih cepat dari prakiraan.

republika

Dilansir dari CNN Indonesia, Peneliti dari Technical University of Denmark (DTU) Space Lab memperingatkan bahaya di balik es Greenland yang mencair 4 kali lebih cepat.

Berdasarkan pengamatan, pencairan es bahkan terjadi di seluruh pulau di Kutub Utara.

Dikutip dari AFP, sebagian besar es yang mencair dari tahun 2003 ke tahun 2013 dilaporkan berasal dari area barat daya Greenland yang sebagian besar tidak memiliki gletser berukuran besar.

“Ini adalah perubahan penting dan mengejutkan yang kami saksikan terkait pola lelehan es,” kata Khan, professor DTU.

“Kami menyaksikan lapisan es mencapai titik kritis. Seiring dengan meningkatnya suhu atmosfer, es akan lebih cepat mencair,”  ucap Khan lagi.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan data dari pemulihan gravitasi NASA dan percobaan iklim (Grace), serta stasiun GPS untuk menilai perubahan massa es di seluruh Greenland.

Studi yang diterbitkan dalam Proceeding of National Academy of Sciences menunjukkan bahwa Greenland kehilangan sekitar 280 miliar ton es per tahun (2002 – 2016).

Jumlah itu sudah cukup untuk menaikkan permukaan laut global sebesar 0,03 inci per tahun.

Jika lapisan es di Greenland mencair , maka permukaan laut bisa naik hingga tujuh meter dan menenggelamkan sebagian besar wilayah pesisir.

Menurut penelitian itu, daerah pesisir lebih rentan terhadap kenaikan permukaan air laut, negara di kepulauan pasifik termasuk Shanghai, Osaka , dan Rio De Janeiro pun berpotensi terkena dampak serupa.

“Salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah mengurangi pemanasan global lebih lanjut dan mulai beradaptasi. Sudah terlambat jika ingin tidak ada efek,” kata Bevis , Profesor geodinamika.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga