oleh

Rp575 Juta Dana Gereja Digelapkan, Oknum Pendeta Terpaksa Berurusan Dengan Hukum

SANGGAU, SekadauCOM – Seorang oknum pendeta di Engtikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat TS (48) terpaksa berurusan dengan hukum, pasalnya tergiur dengan uang ratusan juta rupiah dari proyek ganti rugi pelebaran jalan lintas Negara Malindo yang bersumber dari APBN.

Dilansir SekadauCOM dari Detiksatu.com, diduga TS (48) menggelapkan dana gereja senilai Rp 575 juta, Uang tersebut merupakan dana ganti rugi lahan Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI).

Sementara, Kapolsek Entikong, Kompol Amin Siddiq menjelaskan, saat pencairan dana ganti rugi tersebut, yang bersangkutan TS tidak mengkomfirmasi kepada jemaat.

Pada saat pencairan, uang ganti rugi pelebaran jalan sebesar Rp 575 juta masuk ke rekening atas nama Pendeta TS.

“Setelah uangnya diterima tersangka ini tidak menginformasikan kepada jemaat,” ungkap Kapolsek Entikong, Kompol Amin Siddiq, Jumat (11/1/2019).

Amin Siddiq mengatakan, uang tersebut dipergunakan tersangka untuk kepentingan pribadi seperti membeli mobil dan tanah.

Dari tangan TS, Polisi menyita satu unit mobil, STNK dan BPKB yang diduga dibeli dari uang pembebasan lahan atas nama tersangka serta satu buku tabungan, kartu ATM atas nama TS.

Dari pengakuannya, dia yang mengurus gereja dan dia juga menjadi Pendeta disitu, sehingga tersangka ini merasa punya hak atas uang ganti rugi tersebut.

“Gereja itu sendiri dibangun oleh jemaat gereja-nya. TS ini sebelum Natal kemarin sudah tidak aktif lagi sebagai Pendeta di Gereja GKSI,” kata Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan Polisi, tersangka menggunakan uang tersebut sendiri. Polisi menjerat TS Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman kurungan empat tahun.(er)

Sb: Detiksatu.com/red/kornelis.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga