oleh

MTAMT Sekadau Laksanakan Maulid Tradisional di Masjid Jami As-Shodiqin Sungai Ayak Satu

BELITANG HILIR | Sekadaucom – Majelis Ta’lim Al-Barzanji Maulid Tradisional (MTAMT) Kabupaten Sekadau melaksanakan maulid tradisional di Masjid Jami As-Shodiqin, Desa Sungai Ayak 1, Kecamatan Belitang Hilir, Kalimantan Barat, Sabtu (9/2/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, pengurus MTAMT Sekadau, Ketua PHBI Belitang Hilir yang juga merupakan Anggota DPRD Fraksi PAN, Muhammad, S.Sos, mewakili KUA, Danramil, forkopimcam Belitang Hilir, Kepala Desa Sungai Ayak 1, Nur Ilham, pengurus masjid, para alim ulama dan peserta Maulid tradisional dari berbagai daerah di Sekadau.

Shalawat yang dilantunkan para jamaah menggema yang dimaksudkan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad sebagai tuntunan kehidupan umat Muslim di dunia.

Maulid kali ini mengusung tema ‘mari kita pererat ukhuwah Islamiah dalam penyatuan umat’.

Kegiatan membantu dirangkai dengan gunting rambut bayi dan jepin yang disetujui oleh remaja masjid tersebut.

Ketua PHBI Belitang Hilir, Muhammad yang akrab disapa Mangas ini menuturkan bahwa dia sangat mendukung kegiatan Maulid tradisional yang digelar MTAMT Sekadau ini. Menurutnya kegiatan ini sangat positif guna mempererat tali silaturahim.

Maulid tradisional di Masjid Jami As-Shodiqin, Desa Sungai Ayak 1, Kecamatan Belitang Hilir, Kalimantan Barat, Sabtu (9/2/2019).

“Kita tentu sangat menyambut baik kegiatan ini, karena sangat positif, selain itu juga sebagai ajang silaturahim umat Islam di Belitang Hilir secara khusus dan umat Islam di Sekadau pada umumnya, ”katanya.

Ia berharap, budaya Maulid Tradisional ini dapat terus dikembangkan dan dapat menyasar generasi muda sehingga ada regenerasi.

Maulid tradisional di Masjid Jami As-Shodiqin, Desa Sungai Ayak 1, Kecamatan Belitang Hilir, Kalimantan Barat, Sabtu (9/2/2019).

“Mudah-usaha maulid tradisional ini terus berlanjut, tidak sampai disini saja, saya harap selama-lamanya tetap dilestarikan masyarakat khusus umat Islam. Kita juga ingin kaula muda bisa bergabung agar ada regenerasi. Orang tua jadi penasehat atau guru di maulid tradisional dan yang muda yang selamat, ”harapnya.

Pada Maulid di Belitang Hilir ini, panitia mengundang KH. Tairman Elon, SH., MH yang merupakan penceramah asal Nanga Ela, Kabupaten Melawi.

Kepada jamaah Kiyai berpesan agar umat terus mempererat silaturahim dan persaudaraan demi menjaga persatuan dan kesatuan.

“Terus silaturahim dan persaudaraan demi persatuan dan kesatuan. Semangat kebersamaan umat ini harus ditempuh, ”pesannya.

Dirinya juga sangat mengapresiasi Maulid Tradisional yang digelar MTAMT Sekadau ini. Menurutnya ini adalah budaya yang muncul di tengah semangat umat yang harus dimiliki.

“Ini adalah ajang untuk menambah kecintaan kita kepada Rasulullah serta bagian dari amal jariah kita,” pungkasnya.

(mussin)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga