oleh

Rayakan Imlek, Dua Anggota DPRD Sambangi Warga Belitang

BELITANG | Sekadaucom – Perayaan imlek 2570 kali ini di daerah Nanga Belitang di guyur hujan sejak pukul 16.00 wib hingga menjelang malam pergantian tahun baru imlek atau sekitar pukul 11.45 wib.

Ketua panitia Gow Akhiong mengatakan meski hujan namun rekan – rekan panitia dan warga di pusat kota kecamatan Belitang tetap terlihat tidak beranjak dari tempatnya menonton acara hiburan rakyat yang di suguhkan oleh panitia dalam rangka memeriahkan malam pergantian tahun baru cina tersebut.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan acara ini yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, ” ungkapnya mengapresiasi para donatur yang juga ikut berpartisipasi demi terselenggaranya kegiatan ini.

Sementara dalam sambutan pengurus Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) kecamatan Belitang Then Chiap Hin mengatakan bahwa hujan bukanlah penghalang akan tetapi merupakan sebuah karunia dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Hujan ini bukanlah suatu halangan akan tetapi ini adalah karunia- Nya yang patut kita syukuri, ” ujarnya mengingatkan.

Karena hujan yang cukup lama, banyak pejabat dari desa setempat berhalangan hadir dan panitia memohon maaf karena sejumlah pejabat setempat tidak bisa ikut meramaikan malam perayaan imlek 2019 kali ini.

Namun Akhiong menyampaikan bahwa tadi pak pj. Kades Belitang Dua, Supiadi berencana akan hadir, begitu pula dengan para tamu undangan lainnya. Tapi karena hujan yang baru selesai tengah malam membuat mereka berhalangan hadir.

Sementara, Kapolsek Belitang Ipda Agus Junaidi melalui Bhabinkamtibmas Desa Belitang Dua, Brigadir Enggry menghimbau agar suasana imlek kali ini tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang selama ini terjaga.

“Kepada semua pihak agar tetap mempertahankan situasi kamtibmas yang kondusif ini, ” pesannya.

Selain hiburan rakyat berupa penampilan aksi menyanyi bersama yang juga di hadiri oleh wakil rakyat dari kabupaten Sekadau seperti Jefray Raja Tugam dan Musa, panitia juga mempersilakan pejabat wakil rakyat tersebut untuk menyalakan kembang api.

Pada kesempatan, Musa anggota DPRD kabupaten Sekadau mengatakan bahwa perayaan imlek sebagai bukti bahwa di Belitang juga sangat menghargai perbedaan.

“Saya mengapresi sekali semangat toleransi di Nanga Belitang ini karena di sini berbagai etnis selain etnis tionghoa seperti suku jawa, batak dan melayu – senganan sangat memberikan ruang bagi etnis tionghoa untuk merayakan imlek bersama, hal ini sungguh luar biasa sekali, ” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Jefray Raja Tugam anggota DPRD kabupaten Sekadau yang turut memeriahkan perayaan menyambut malam pergantian tahun bagi warga tionghoa Belitang.

“Saya pribadi sangat berterima kasih sekali atas sambutan warga Belitang kepada kami dan kami hadir disini tentu karena semangat keberagaman dan toleransi warga Belitang sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses dan ini adalah sebuah karunia Tuhan Yang Maha Kuasa”, ucapnya.

Musa dan Jefray berpesan agar perayaan imlek menjadi momen untuk memulai segala menjadi lebih baik lagi terutama dari segi pendapatan perekonomian keluarga warga di kecamatan Belitang.

(pewarta27)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga