oleh

Satpol PP Lakukan Cek Kelengkapan Surat Izin Usaha Ke Sejumlah Toko di Belitang

BELITANG | sekadaucom – Guna untuk mengetahui kelengkapan administrasi perizinan usaha perdagangan dan jasa seperti dokumen SIUP – SITU, Dua orang dari Kesatuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Sekadau yaitu Ismail Noni dan Ade Yusran sambangi Belitang pada hari senin, 4 pebruari 2019.

Kedua petugas ini juga di dampingi oleh kasi Trantibum kantor camat Belitang, Muhtar Minlufi dan staf kasi Ekbang Sabirin.

“Kegunaan kepemilikan Surat Izin Usaha Perdagangan adalah Sebagai alat pengesahan yang di berikan oleh pemerintah, sehingga dalam kegiatan usaha tidak terjadi masalah perizinan, ” ungkap Ismail Noni.

Selain itu di tambahkan pula olehnya bahwa setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan perseorangan, yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib memperoleh SIUP yang diterbitkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Di jelaskan pula olehnya SITU adalah izin yang diberikan kepada perorangan, perusahaan serta badan untuk memperoleh tempat usaha sesuai dengan tata ruang wilayah yang diperlukan dalam rangka penanaman modal.

Adapun syarat-syarat yang harus dilakukan seseorang yang ingin membuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha) yaitu sebagai berikut :

Surat permohonan dengan ditempel materai Rp 6000,- dan lengkap dengan stempel atau cap perusahaan tersebut.

Fotocopy KTP pemohon (direktur/pemilik/penanggung jawab) dan surat izin khusus bagi warga negara asing.

Adanya surat kuasa dan fotocopy KTP penerima kuasa apabila pengurusan SITU tersebut diserahkan kepada orang lain.

Fotocopy IMBG yang sesuai dengan aktivitas usaha dan masih berlaku.

Fotocopy evidensi penguasaan hak tanah yang terdiri dari perjanjian sewa menyewa, sertifikat, perjanjian pinjam pakai dan perjanjian lainnya yang masih memiliki keterkaitan dengan pembuatan SITU (Surat Izin Tempat Usaha) tersebut.

Fotocopy STTS PBB dan SPPT tahun terakhir. Fotocopy akte pendirian perusahaan atau kantor dan akte perubahannya serta akte pengesahannya.

Adanya persetujuan dari lingkungan seperti dari warga atau tetangga yang berjarak radius 200 m dari lokasi tempat usaha yang dikenal oleh RT/RW/Lurah/Camat. Adanya surat keterangan domisili usaha nya tersebut.

“Untuk lebih jelas silakan hubungi pihak kecamatan dan pihak desa setempat atau bagi pengusaha yang surat izinnya sudah habis maka kami arahkan untuk mengajukan permohonannya dan untuk yang akan habis dapat mengajukan perpanjangan izin usaha, ” pungkasnya.

(pewarta27)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga