oleh

Pemkab Salurkan Bantuan hingga Meninjau Lokasi Banjir

SEKADAU | Sekadaucom – Sejumlah wilayah di tiga kecamatan di Sekadau, yaitu Nanga Mahap, Nanga Taman dan Sekadau Hulu terendam banjir. Sedikitnya 10 desa di tiga kecamatan tersebut yang terdampak banjir.

Tak tinggal diam, Pemkab Sekadau langsung meninjau dan menyerahkan bantuan untuk warga yang terdampak banjir. Hingga saat ini banjir berangsur surut.

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius yang meninjau langsung ke lokasi banjir bersama dengan BPBD Kabupaten Sekadau.

Ia mengatakan, banjir juga merendam permukiman warga. Akibatnya, warga pun harus mengungsi.

Baik itu ke rumah keluarganya yang aman atau mengungsi ke lantai dua rumahnya yang tak terkena banjir.

Warga yang mengungsi tinggal ditempat keluarganya. Ada yang di lantai dua rumahnya yang tidak kena banjir.

“Airnya sudah mulai surat,” ujar Aloy, disela-sela meninjau banjir di Dusun Tanjung, Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Sabtu (2/3/2019) lalu.

Aloy juga mengimbau masyarakat, utamanya yang berada di daerah aliran sungai (DAS) untuk selalu berhati-hati dan waspada. Mengingat arus air sungai cukup deras dan bukan tidak mungkin ketinggian air akan meningkat bila hujan terus mengguyur.

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada banjir, puting beliung dan longsor (Bantingsor),” ucap Aloy.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau, Afronius Akim Sehan mengatakan, ketinggian air mencapai 1 hingga 2,5 meter hingga Sabtu, (2/3/2019).

Sedangkan, 6 desa yang terdampak banjir diantaranya Kecamatan Nanga Mahap, yaitu desa Nanga Mahap, Tembesuk, Batu Pahat, Lembah Beringin, Landau Kumpai dan Teluk Kebau.

Sedangkan di Kecamatan Nanga Taman tiga desa yang terdampak banjir, yaitu Nanga Taman, Desa Nanga Mentukak dan Nanga Kiungkang. Di Kecamatan Sekadau Hulu wilayah terdampak banjir, yaitu di Dusun Selintah, Desa Rawak Hulu.

“Sementara data yang terkumpul di Kecamatan Nanga Mahap sebanyak 2.991 jiwa terdampak banjir. Kecamatan Nanga Taman sebanyak 821 jiwa dan di Kecamatan Sekadau Hulu sebanyak 289 jiwa terdampak banjir,” jelasnya.

Afron mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan kecamatan dan desa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada.

Berdasarkan prakiraan cuaca curah hujan cukup tinggi hingga pertengahan Maret mendatang dan terjadi hampir diseluruh Indonesia. Bahkan, berpotensi banjir.

“Untuk banjir kondisi banjir saat ini berangsur surut. Kami terus memantau kondisi ini, mengingat air akan bergerak ke Kecamatan Sekadau Hilir,” kata dia.

Sementara itu, Camat Nanga Mahap, Acung Yulius mengatakan, pihaknya juga terus memantau kondisi banjir tersebut.

Pihaknya, kata dia, juga telah mengimbau pihak desa untuk terus memantau dan mendata warganya yang terdampak banjir.

“Kami juga bersama BPBD mengevakuasi warga untuk dibawa ketempat yang lebih aman,” ungkapnya.

Acung juga mengapresiasi bantuan logistik yang disalurkan oleh pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Sekadau. Ia mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada,” pungkasnya.

(yk/na)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga