oleh

Satu Keluarga Kena Parkinson Sejak Lahir, Polisi Datang Bawa Cahaya Harapan

CIANJUR | SEKADAUCOM – Omo Bin Hasbulloh. Pria bernama lengkap itu kelahiran Cianjur, Jawa Barat, 6 Agustus 1975, Kampung Sumedang RT 001 001 RW 001, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, satu keluarga ini diduga mengidap sakit aneh.

Hari itu, Omo, bingung tiba-tiba di rumahnya banyak aparat keamanan ke rumahnya datang. Ia kaget bukan kepalang. Seumur-umur baru pertama kalinya didatangi polisi.

“Kaget saya. Ada apa pak polisi, salah saya apa? Kok bapak kesini?,” tutur Omo kepada Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman S.IP, SH, MH, Sabtu, 15 Juni 2019, di rumah Omo.

“Itu spontan. Ini dalam rangka Hut Bhayangkara,” ucap Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman S.IP, SH, MH, menjawab pertanyaan Omo.

“Kalau ada polisi ada apa. Selama ini saya berobat kampung. Ada juga ngasih obat. Belum pernah dirawat di Rumah Sakit saya ini pak. Pak sering-sering saja datang kesini. Ini rumah saja dibantu warga. Pak polisi tolong bantu urus BPJS,” tutur Omo, penuh harap.

Omo adalah pria yang diduga mengalami penyakit aneh beserta 5 saudaranya. Ia lumpuh. Bahkan ada satu keluarganya bengkak kakinya seperti kaki gajah.

“Dari 6 orang yang sakit, 2 sudah punya BPJS. Sedangkan 4 lagi belum punya BPJS. Itu rumah peninggalan orang tuanya (almarhum), setahun lalu dibantu oleh warga meperbaiki atapnya karena sudah bocor bocor,” kata Kapolsek Kadupandak.

Sb foto: Humas Polda Kalbar
Sb foto: Humas Polda Kalbar

Kapolsek Kadupandak, menjelaskan, kedatangannya ke keluarga Omo adalah pelaksanaan kegiatan Baksos guna pemberian santunan kepada keluarga yang seluruh anggota keluarga menderita Parkinson / lumpuh layu dan kaki gajah.

“Saya beserta anggota melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada salah satu masyarakat yang satu keluarga menderita sakit Parkinson. Atas masukan dari Kanit Intelkam Bripka Gamari dan Anggota Bhabinkamtibmas Desa Bojongkasih Bripka Ryan Zuzi melaksanakan kegiatan bakti sosial bersama dengan anggota dengan maksud tujuan untuk membantu beban hidup keluarga yang menderita Parkinson tersebut,” ujar Kapolsek.

Sb foto: Humas Polda Kalbar
Sb foto: Humas Polda Kalbar

Dengan memberikan bantuan berupa sembako dan rencana Kapolsek Kadupandak juga akan membantu pengobatan terhadap sekeluarga yang menderita sakit Parkinson dan akan membatu membuat BPJS kesehatan untuk keluarga tersebut.

Adapun data satu keluarga yang menderita sakit Parkinson tersebut di antaranya :
– Rupiah Binti Hasbuloh, Cianjur, 09-06-1965.
– Yayah Binti Hasbuloh, Cianjur, 11- 10-1960
– Patimah Binti Hasbuloh, Cianjur, 03- 05-1962.
– Salamah Binti Hasbulloh, Cianjur, 10- 09- 1970.
– Saepudin Bin Hasbulloh, Cianjur, 08- 06-1973.
– OMO Bin Hasbulloh, Cianjur 06-08-1975.

“Pasangan suami istri Bapak Hasbuloh dan Sikah Marsikah yang dikarunia 8 anak dan dua anaknya yang bernama Mardi dan Mulyadi dalam keadaan normal dan enam anak menderita Sakit Parkinson. Hasbuloh meninggal dunia tahun 1976, dan istrinya Sikah Marsikah meninggal tahun 2016,” tutur Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman S.IP, SH, MH.

Dari delapan anak tersebut enam anak yang mengalami sakit Parkinson yang sekarang tinggalnya satu atap bersama ke enam saudaranya tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari keluarga tersebut hanya dapat mengandalkan hidupnya kepada keluarga yang tidak menderita Parkinson dan dari ulur tangan tetangga-tetangganya.

Sb foto: Humas Polda Kalbar
Sb foto: Humas Polda Kalbar

Pengertian sakit Parkinson menurut medis adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan mempengaruhi bagian otak yang berfungi mengoordinasikan gerak tubuh, yang akibatnya penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis.

“Dengan adanya warga masyarakat Desa Bojongkasih mengalami sakit Parkinson yang kehidupannya sangatlah memprihatinkan dan tergolong masyarakat sangat miskin yang sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah baik dari segi kehidupan dan kesehatanya. Maka Atas dasar, kami bersama dengan anggota tergugah hati untuk membantu penderita Parkinson tersebut dengan memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk meringankan kehidupan sehari-hari.

Informasi di atas ditulis, diramu, dikemas oleh Kepala Urusan Produk Kreatif Multi Media Humas Polda Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Polisi Cucu Safiyudin S.Sos SH MH.

(yk/er)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga