oleh

Bupati dan Wabup Dukung Peringatan Hari Santri Nasional Di Sekadau

SEKADAU | SEKADAUCOM – Bupati dan Wabup Sekadau bersama Forkopimda lainnya seperti Kemenag Sekadau dan Polres Sekadau menyambut baik diadakan Peringatan Hari Santri Nasional Di Kabupaten Sekadau.

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) akan dilaksanakan di Kabupaten Sekadau pada tanggal 22 Oktober 2019.

Ketua panitia HSN, Akhmad Adi Fuadi mengatakan hari ini ia bersama panitia lainnya telah menghadap Bupati dalam rangka audiensi untuk menyampaikan serta menjelaskan tentang pelaksanaan kegiatan Hari Santri Nasional di Sekadau dan Bupati Sangat mendukung kegiatan tersebut.

“Tadi siang kita telah bertemu Pak Bupati dan Pak Wakil, alhamdulillah tidak menyangka disambut oleh 2 orang pimpinan tertinggi di Sekadau sekaligus dan tentu tadi setelah panjang lebar kita jelaskan mereka sangat mendukung kegiatan HSN,” ucap Adi kepada awak Media selasa (15/20/2019).

Dalam pertemuan itu, Adi menjelaskan ada beberapa poin yang disampaikan kepada Bupati dan Wakil salah satu nya mengenai 4 agenda penting dalam rangka menyemarakan HSN yaitu Halaqoh Alim Ulama Sekadau, Apel 1.000 Santri, Tabligh Akbar bersama Habib Ridho Bin Yahya serta Ziarah Makam Raja di Sekadau.

“Dari agenda kegiatan yang kita sampaikan dalam pertemuan itu, semua disambut baik oleh Pak Bupati dan Wabup. Namun tetap beliau berpesan hal-hal teknis bisa dimatangkan agar agenda bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Adi menambahkan, sebelumnya panitia juga sudah melakukan audiensi dengan Polres Sekadau dengan agenda yang sama yaitu penyampaian tentang agenda Hari Santri.

“Kemaren kita juga sudah ke Polres untuk menyampaikan HSN. Alhamdulillah kita didukung penuh dan bahkan pihak Polres yang diwakili oleh Kabag Ops Habib Turba menyatakan untuk pelaksanaan Apel 1.000 Santri disilahkan diadakan dihalaman Mapolres Sekadau,” ucap Ketua Panitia.

Sekilas tentang Peringatan Hari Santri merupakan momen penting mengenang perjuangan santri pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari serangan pasukan Belanda yang ingin menjajah kembali di Indonesia.

Dengan semangat Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh pendiri/Rais Akbar Nahdlatul Ulama Syekh Hasyim Asy’ari, para santri mampu menggelorakan semangat jihad melakukan perlawanan terhadap tentara Belanda di Surabaya pada 10 Nopember 1945.

Peristiwa tersebut di kemudian hari ditetapkan sebagai hari Pahlawan yang diperingati setiap tahunnya yaitu disetiap tanggal 22 oktober.

“Semoga melalui peringatan Hari Santri ini kami berharap para santri dan masyarakat di Sekadau dapat meneladani semangat juang para pendahulu tersebut. Sekarang semangat tersebut harus digelorakan dalam rangka mengisi kemerdekaan Indonesia yang kita cintai ini,” pungkas Adi.

Adapun Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2019 ini mengusung tema Santri Unggul, Indonesia Makmur.

Ket. Foto: Bupati Rupinus dan Wabup Aloysius bersama Panitia Peringatan Hari Santri Nasional (HSN).
Ket. Foto: Bupati Rupinus dan Wabup Aloysius bersama Panitia Peringatan Hari Santri Nasional (HSN).

(yk/mussin)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga