oleh

Di Sanggau, Nenek Seorang Diri Tinggal Digubuk Tua Tak Layak Huni

SANGGAU | SEKADAUCOM – Satuan Tugas Perbatasan 641 melakukan evaluasi salahsatu nenek bernama Sempel(75) yang tinggal digubuk tak layak huni di Dusun Sungai, Desa Sotok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, jumat (29/11/2019) kemarin.

Dilansir dari VIVAnews, Kol Inf Kukuh Suharwiyono menceritakan, Ada warga yang melaporkan ke kita bahwa ada seorang nenek yang sakit dan sangat memerlukan penanganan. Selanjutnya kemarin kita tindaklanjuti dengan langsung ke rumah nenek Sempel bersama aparat desa setempat.

Letkol Inf Kukuh Suharwiyono menambahkan, setelah dilakukan pengecekan diketahui sehari-harinya nenek Sempel tinggal sendiri karena tidak memiliki sanak saudara.

Untuk makan sehari-hari, nenek Sempel hanya mengandalkan dari uluran tangan dari tetangganya. Sedangkan untuk minum hanya minum air mentah. Mandipun hanya di kubangan dekat rumahnya karena tidak bisa ke sungai karena tidak bisa melihat.

Kondisinya sangat memprihatinkan selain mengalami katarak sejak 2004 badannya pun juga mengalami pembengkakan, makanya hari ini kita lakukan evakuasi,” ujarnya.

Selanjutnya nenek Sempel hari ini dievakuasi Satgas Pamtas untuk dibawa ke Pontianak agar mendapatkan penangananan secara medis.

“Kita bawa Nenek Sempel ke Pontianak Eye Center untuk mendapatkan pengobatan pada penyakit katarak yang dideritanya,” tuturnya.

Berita ini telah ditayangkan VivaNews dengan judul “Kisah Pilu Seorang Nenek di Perbatasan Kalbar Hidup di Gubuk Reyot”.

Editor: yakop

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga