oleh

Pengukuhan Pengurus MUI Sekadau

-Tak Berkategori

SEKADAU | Sekadaucom – Pengurus Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Sekadau Masa Khidmat 2018-2023 dikukuhkan, Kamis (9/1/2020) pagi di Keraton Kerta Kusuma Negara Sekadau

Pengukuhan atau Ta’aruf ditandai dengan menyematan pin MUI oleh Bupati Sekadau diwakili Sekda Zakaria dan Ketua MUI Kalbar H Basri.

Ketua Umum MUI Sekadau, KH Muhdlar mengatakan, mengucapkan permohonan maaf karena telat baru dikukuhkan tahun ini.

“MUI punya tangungjawab melaksanakan tugas sesuai diatur pedoman dasar dan pedoman rumah tangga yang ditetapkan MUI,”katanya.

Selanjutnya, tugas MUI cukup berat dan tentu dengan adanya ta’aruf bisa memberi pesan moral agar benar-benar melaksnakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Membangun silaturahmi komunikasi kepada masyarakar dan pemerintag dan ormas Islam. Organisais MUI berbeda dengan ormas Islam lainnya,”tegas Muhdlar yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Ar Rahmah ini.

Ia menegaskan, MUI sebagai wadah berkumpul ulama dan pimpinan ormas. MUI kumpulan ormas yang masuk dan para cendikiawan muslim yang mempunya fungsi dan peran sebagai wadah bermusyawarah, sebagai wadah siturahim serta juga MUI pemberi fatwa baik diminta atau tidak diminta oleh masyarakat dan pemrintah.

“MUI mitra pemerintah sehingga untuk mensuskeskan program yang cukup banyak. Perlu adanya dukungan pemerintah sebagai Perpres no 151 Tahhn 2014 tentang Bantuan Pemerintah,”tegas Muhdlar.

Sehingga pada acara ta’aruf banyak yang di undang instansi terkait seperti dinas kesehatan, pedagangan dan lainnya karena agar mengetahui tugas MUI, salah satunya mengenai label halal.

Kepala Kemenag Sekadau yang juga sebagai Ketua Dewan Pertimbangan disampaikan Suprapto menegaskan ada peran utama MUI yang harus dilaksanakan.

MUI sebagai pelayan umat jadi umat apapun semua agama. MUI sebagai menuntut umat dalam pelayanan yakni mengajak umat konsumsi makanan yang halal dengan koordinasi dengan pemerintah melalui Balai POM dan pihak terkait untuk memberi lebel sertipikasi halal pada makanan yang selalu dikonsumsi umat Islam.

“MUI merawat akidah umat agar tidak terpengaruh paham-paham radikal.Kemudian membuat rencana kerja program organisasi MUI dengan jelas sehingga bisa menghasilkan kerja yang baik,”tegas Suprapto.

Ketua Umum MUI Kalbar, H Basri mengatakan, MUI di Kalbar sudah mendapat kepercayaan umat Islam.
MUI sesuai jenjang masing-masing dituntut lebih bekerja keras lagi.

“Sehingga memberi motivasi dan semangat kepada kita khususnya pengurus MUI Sekadau agar bekerja lebih keras dan berbuat lebih efektif dan efisien serta terorganisir. Kita berharap MUI agar lebih mantap dalam mewujudkan kerukunan umat,”ujarnya.

Sementara itu, Sekda Sekadau,Zakaria menyambut baik dan mengucapkan selamat dengan dikukuhkan pengurus MUI Sekadau dan diharapkan mendukung program pemerintah.

“Memang, kegiatan organisasi perlu pembiayaan untuk kita semua. Kami berharap semua organisasi masyarakat yang biasa mendapat dana hibah mengajukan tepat waktu paling lambat Maret untuk tahun 2021,”ujarnya.

Adapun pengurus MUI Sekadau masa khidmat 2018-2023 yang dikukuhkan yakni, Ketua Umum KH Muhdlar, Sekretaris Umum H Muhammad Hasbi, Bendahara Umum H Muhammad Husni Mubarak dan sejumlah pengurus lainnya.

Hadir dalam acara Forkopimda dan jajaran Ormas Islam di Sekadau.

(yk/er)

Komentar