oleh

Jubir Pemerintah Akui Bukan Batik Covid-19

SEKADAUCOM — Baru-baru ini para netizen ramai membahas baju Batik Covid-19 yang digunakan juru bicara pemerintah dalam penanganan virus Corona COVID-19.

Banyak yang mengira motif batik yang sedang dipakainya adalah batik corona. Benarkah begitu?

Saat dikonfirmasi, dr Achmad Yurianto yang juga merupakan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI (P2P Kemenkes RI) mengungkap kalau batik tersebut bukan merupakan batik Corona seperti yang ramai diperbincangkan.

“Kenapa kok rame? Itu batik setahun lalu waktu ada peringatan hari HIV AIDS,” ungkapnya, Minggu (19/4/2020).

Motif pada batik tersebut memang sekilas mirip dengan Corona. Namun pada batiknya terdapat lambang merah yang menggambarkan HIV-AIDS.

“Itu kan ada lambang merahnya. Ada lambang HIV,” pungkasnya. (naf/up/er)

Baju Batik Corona
Jubir pemerintah dalam penanganan virus Corona COVID-19 dr Achmad Yurianto.(Foto: BNPB)

Komentar

Berita Sekadaucom