oleh

Polres Sekadau Semprot Disinfektan di Minimarket Indomaret

Sekadasucom — Satgas Aman Nusa II Polres Sekadau melakukan penyemprotan disinfektan di Minimarket Indomaret yang berlokasi di Jl. Merdeka Timur Km 8, desa Mungguk, kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Kamis (23/4/2020) pagi.

Disinfeksi terus dilakukan Polres Sekadau untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah kabupaten Sekadau.

Penyemprotan cairan disinfektan menyasar pada fasilitas umum yang digunakan masyarakat beraktivitas. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari.

KBO Sat Samapta IPDA M. Suyatman menjelaskan, disinfektan disemprotkan di bangunan minimarket pada bagian luar secara merata, tidak terkecuali di pintu masuk yang merupakan akses utama masyarakat berbelanja.

“Sangat penting dilakukan penyemprotan disinfektan ini, mengingat minimarket Indomaret merupakan tempat umum yang digunakan masyarakat berbelanja kebutuhan pokok setiap hari,” ujar IPDA M. Suyatman memimpin kegiatan.

Masih kata IPDA Suyatman, dalam kegiatan Polres Sekadau juga menyampaikan edukasi jaga jarak sosial kepada masyarakat yang sedang berbelanja.

“Dengan menjaga jarak sosial, kita dapat mencegah penularan virus Corona (Covid-19). Dan tidak kalah penting adalah menggunakan masker setiap hari ketika beraktivitas diluar rumah,” pungkasnya.

Baca juga artikel lainnya terkait dengan virus corona atau covid-19.

Apakah Benar Virus Corona Dapat Menular Melalui Kentut?

Apakah Benar Virus Corona Dapat Menular Melalui Kentut? Beberapa waktu lalu, seorang dokter asal Australia bikin heboh karena menyebut kentut bisa menjadi media penularan virus Corona COVID-19.

Dugaan ini didasarinya pada temuan virus Corona yang ditemukan dalam tinja.

Mengutip The Sun, disebutkan sebuah tes pada pasien positif Corona menunjukkan bahwa virus Corona COVID-19 dapat bertahan di kotoran manusia.

“Ya, SARS-CoV-2 dapat terdeteksi di tinja,” begitu kata Andy Tagg, seorang dokter asal Australia.

“Mungkin SARS-CoV-2 dapat disebarkan melalui kentut tetapi kita masih butuh lebih banyak bukti. Jadi ingatlah untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD),” lanjutnya.

Belum ada bukti ilmiah yang benar-benar kuat untuk menunjukkan virus Corona dapat ditularkan melalui kentut.

Namun kaitan virus Corona dengan pencernaan sudah beberapa kali diteliti. Selain ada temuan virus di feses atau tinja, juga ada keluhan diare sebagai gejala awal virus Corona COVID-19.

Jadi perlukah menghindari orang kentut untuk saat ini? Tanpa ada risiko Corona, rasa-rasanya memang tidak ada yang mau berlama-lama mengendus bau tidak sedap.

(yk/mussin)

Komentar

Berita Sekadaucom