oleh

Mantan Petugas Kebersihan Kantor Kecamatan Sekarang Hidup Di Hutan

Sintang — Seorang mantan petugas kebersihan Kantor Kecamatan serawai Kabupaten Sintang Kalbar kini hidup bergantungan hasil berkebun dan tinggal dihutan di tanah orang.

Sosok seorang pria tua bernama pak Deran mantan Petugas Kebersihan bertanggungjawab sebagai kepala keluarga memberi nafkah sehari-hari kepada istri dan anaknya. Sedangkan anaknya kondisi sekarang memiliki kecacatan mental sejak lama.

“Kami sangat prihatin om, melihat kondisi pak deran”, ungkap Ria salah seorang guru Paud Di Serawai kepada awak media, jumat (24/4/2020)

Lanjut ria, untuk makan saja susah, lebih parah lagi gubuk mereka tinggal sangat memprihatinkan.

“Tanah tempat tinggal itupun dipinjamkan sama orang kampung setempat”, ungkap Ria.

“Semoga ada uluran tangan dari dermawan dan pemerintah kepada pak Deran mantan petugas kebersihan”, harapan Ria.

Sehingga dapat membantu meringankan beban pak Deran, baik berupa tempat tinggal ataupun bantuan untuk kehidupan sehari- hari mereka.

“Jangan terlalu sibuk dengan corona bah om, rakyat kecil lebih takut mati tak bisa makan”, tutupnya.

Baca juga Artikel lain dibawah ini:

masker
Masker Kain dari Brand Lokal yang Bisa Dipakai Ulang Foto: Instagram

Tips Mencuci dan Menjaga Kebersihan Masker Kain untuk Mencegah Corona

Masker kini salah satu benda yang sangat dibutuhkan untuk melawan pandemi Corona.

Masker yang paling ideal untuk mencegah tertular virus Corona adalah masker N95 atau masker bedah. Namun dua jenis masker tersebut saat ini lebih diperuntukkan bagi para tenaga medis. Sedangkan kita yang bukan merupakan tenaga medis dianjurkan untuk menggunakan masker kain.

Berbeda dari masker bedah, masker kain memang diperuntukkan untuk pemakaian berulang. Namun sayangnya banyak orang yang tidak menyadari bahwa sangat penting untuk mencuci masker kain yang sering dipakainya itu.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, virus dan bakteri dapat hidup dan bertahan pada permukaan hingga beberapa hari.

Menurut penelitian yang dipublikasikan pada 2 April 2020 di The Lancet, virus dan bakteri bisa hidup pada lapisan luar permukaan masker hingga tujuh hari lamanya.

“Yang mengejutkan, tingkat terdeteksi dari virus menular masih bisa ada pada lapisan terluar masker bedah pada hari ke-7,” tulis para peneliti dalam penelitian tersebut.

Para peneliti dalam riset itu juga mengatakan bahwa disinfektan dapat digunakan untuk membersihkan dan membunuh virus Corona pada masker yang kamu miliki, asalkan kamu menggunakannya dengan benar.

Seperti dikutip dari Huffington Post, berikut ini beberapa cara mencuci masker kain yang tepat menurut para ahli:

1. Cuci Masker Setiap Hari

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC menyarankan untuk mencuci masker setidaknya satu hari sekali setelah kamu menggunakannya.

Robert Amler, dekan Fakultas Ilmu dan Praktik Kesehatan di New York Medical College dan mantan kepala petugas medis CDC juga menyarankan untuk mencuci masker kain setiap kali setelah digunakan.

“Hindari menyentuh wajah Anda dan cuci tangan sebelum dan sesudah,” tambah Amler.

Emily de Golian, seorang dokter kulit bersertifikat di Dermatology Consultants di Georgia mengatakan bahwa idealnya masker tidak boleh dipakai selama lebih dari 30 menit. Hal itu dikarenakan kelembapan yang ditimbulkan dari napas kita dapat membuatnya menjadi kurang efektif sebagai penghalang terhadap infeksi COVID-19. Jadi, jika kamu adalah orang yang bekerja atau sering melakukan aktivitas di tempat yang berisiko tinggi menjadi pusat penyebaran maka Dimitar Marinov, asisten professor di departemen kebersihan University of Varna menyarankan untuk mencuci masker setiap 2 jam sekali.

2. Gunakan Deterjen dengan Senyawa Aktif saat Mencuci

Rodney Rohde, associate dekan untuk penelitian di College of Health Professions di Texas State University menjelaskan bahwa penting untuk menggunakan deterjen dengan senyawa seperti pemutih atau bahan aktif lainnya untuk mencuci masker kain yang dimiliki.

Produk semacam itu akan membunuh mikroba dengan lebih efektif daripada deterjen standar.

3. Gunakan Air Hangat saat Mencuci

Golian menyarankan untuk mencuci masker menggunakan air hangat dengan suhu yang bisa ditoleransi oleh bahan bahan masker kain yang kamu miliki.

Sementara menurut Mariov, penting untuk mengingat standar aturan yang ditetapkan oleh WHO.

“Temperatur harus setidaknya 140 derajat Fahrenheit (60 derajat Celcius). Kami tidak memiliki studi tentang SARS-CoV-2, tetapi SARS-CoV-1 yang sama mati dengan cepat pada suhu di atas 60,” kata Marinov.

4. Cuci dengan Tangan Jika Tidak Memiliki Mesin Cuci

Menggunakan mesin cuci untuk mencuci masker adalah ide yang bagus karena bisa mengoptimalkan proses pencucian. Namun jika kamu tidak memiliki akses ke mesin cuci maka kamu bisa mencucinya menggunakan tangan. Selain itu jika terpaksa, kamu juga bisa menggunakan sabun, bukan deterjen. Gosok masker dengan tangan setidaknya selama 20 detik dengan menggunakan air hangat.

5. Setrika Masker

Untuk mensterilkan masker kain yang dimiliki, Marinov menyarankan untuk menyetrika atau meletakkan masker dalam oven selama 20 menit. Gunakan suhu sekitar 160 derajat Fahrenheit atau 71 derajat Celcius. Pastikan kamu selalu mengeringkan masker yang kamu miliki setelah mencucinya.

Perlu diingat bahwa masker kain tidak sepenuhnya dirancang untuk menyaring virus berukuran nanometer seperti virus Corona. Namun akan lebih baik untuk menggunakannya daripada tidak sama sekali. Oleh karena itu penting untuk mengoptimalkan kinerja masker kain dengan selalu rutin mencucinya untuk menjaga kebersihan masker.

(yk/ucok)

Komentar

Berita Sekadaucom